Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bikin Cemas, Gerombolan Monyet Curi Ubi dan Telur Milik Warga Ponggok Blitar

Mohammad Syafi'uddin • Jumat, 8 Desember 2023 | 13:15 WIB

 

MAMPIR: Rumah yang dekat dengan Gunung Pegat disinyalir menjadi alasan kenapa monyet sering mampir, kemarin (29/11).
MAMPIR: Rumah yang dekat dengan Gunung Pegat disinyalir menjadi alasan kenapa monyet sering mampir, kemarin (29/11).

BLITAR - Warga Lingkungan Prambutan, Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok dilanda kecemasan.

Betapa tidak, beberapa hari terakhir sekumpulan monyet turun dari Gunung Pegat dan memakan apa pun yang ada di halaman warga.

Salah satu warga, Suparman, mengaku sekumpulan monyet telah turun gunung dan merusak atap asbes tempat kandang kambingnya. Tidak jarang monyet-monyet tersebut memakan apa pun yang ada untuk dimakan.

“Turun itu mereka lapar. Mulai dari daun pepaya yang masih muda, singkong, dan berbagai ubi-ubian mereka makan,” ujarnya.

Dia mengatakan, beberapa warga lain yang memiliki ternak ayam resah. Sebab, telur ayam mereka diambili oleh gerombolan monyet tersebut.

“Sekali turun biasanya ada 5, 10, hingga 15 ekor monyet. Waktunya tidak pasti, kadang pagi, siang, atau sore sekitar jam 15.00,” jelasnya.

Pria 83 tahun ini mengungkapkan, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Gerombolan monyet ini biasanya turun gunung setiap memasuki musim kemarau.

Terutama beberapa tahun terakahir ketika kemarau panjang melanda Bumi Penataran.

“Kami melapor ke polisi soal gerombolan monyet ini,” tuturnya.

 

Di lokasi terpisah, Kapolsek Ponggok Surjawo mengaku bahwa tidak ada laporan warga  terkait monyet yang merusak atap rumahnya.

“Yang masuk itu pemberitahuan ke kami, bukan laporan. Sehingga kami arahkan ke pengawas hewan,” ujarnya.

Kepala Resor Konservasi Wilayah (RKW) Blitar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Joko Dwiono mengaku sudah menerima laporan terkait gerombolan monyet yang meresahkan warga ini. Saat ini, laporan itu sedang dikoordinasikan agar desa membuat surat resmi ke kantor.

“Saya menunggu surat laporan dari kantor desa. Yakni turunya monyet ke permukiman warga,” ujarnya.

Dengan adanya laporan tersebut, BKSDA bisa segera mengambil langkah lebih lanjut. “Untuk langkahnya itu tergantung pimpinan kami nanti. Namun yang pasti, kami akan turun ke lapangan untuk melihat kondisi di lapangan,” imbuhnya. (mg2/c1/hai)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Ponggok #blitar #monyet