Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Asih Anjarsari, Si Perajin Mahar Akrilik Bunga Asal Blitar yang Lagi Trending

Mila Inka Dewi • Selasa, 12 Desember 2023 | 01:55 WIB
ELEGAN: Tren mahar saat ini lebih simpel tapi tetap terlihat elegan dengan hiasan dried flower.
ELEGAN: Tren mahar saat ini lebih simpel tapi tetap terlihat elegan dengan hiasan dried flower.

BLITAR - Seiring berjalannya waktu, variasi mahar pernikahan terus berkembang. Mahar yang unik dan menarik banyak dicari calon pasangan pengantin sebelum melangsungkan pernikahan. Sebab, mahar bisa menjadi salah satu kenangkenangan yang paling berkesan.

Dulu, mahar pernikahan identik dengan uang asli yang dilipat dan dibentuk menjadi berbagai macam karakter.

Saat ini, para perajin mahar memilih uang palsu atau uang mainan untuk digunakan sebagai bahan mahar. Sebab, sesuai aturan hukum tidak boleh melipat, merusak, atau memotong uang asli.

Sementara dalam aturan agama, uang mahar harus segera digunakan oleh pengantin perempuan.

“Kalau pakai uang palsu bisa dijadikan hiasan dan awet. Karena mereka kan pasti ingin ada kenangkenangan pernikahan,” terang salah satu perajin mahar, Asih Anjarsari, Sabtu (9/12/2023).

Untuk bahan yang digunakan, lanjut Anjar, yakni akrilik. Baik untuk frame atau bagian luarnya.

Ada juga model frame dengan tepian tipis yang biasanya berbentuk jendela. Kemudian untuk dekorasi di dalam mahar menggunakan bahan resi.

Dengan begitu, setiap produk tidak akan sama dan punya ciri khas masing- masing.

“Karena setiap tuangan tidak bisa sama persis. Jadi, bisa custom disesuaikan dengan selera dan nuansa warna yang dipesan,” imbuh warga Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan ini.

Anjar mengatakan, hiasan yang digunakan juga berkembang seiring zaman. Dulu menggunakan hiasan bunga artifisial atau bunga tiruan dari bahan kain, sedangkan kini lebih banyak menggunakan dried flower atau bunga kering. Juga dipadukan dengan manikmanik aneka bentuk.

Menurut ibu satu anak ini, dekorasi mahar sekarang lebih simpel. Meskipun pernak-pernik yang digunakan cukup banyak dan bervariasi, biasanya hanya diletakkan di sudut-sudut frame mahar.

Dengan begitu, menyisakan ruang kosong tetapi tetap indah. Untuk warna, lebih banyak pesanan dengan nuansa pastel atau warnawarna kalem. Tak jarang juga menerima pesanan mahar dengan nuansa Kpop.

“Biasanya main di ornamennya. Misalnya pakai logo dari salah satu grup idol. Nah, oranamennya disesuaikan dengan bentuk logonya,” bebernya.

Lama pengerjaan tergantung dari tingkat kerumitan mahar. Jika simpel dan bahan sudah ada, maka bisa selesai dalam dua hari.

Yang membutuhkan waktu lama biasanya proses pembuatan resi atau antrean pesanan. Selain itu, harga jual juga bervariatif. Hiasan paling simpel di kisaran harga Rp 350 ribu. Disesuakan dengan bahan maupun tingkat kerumitan.***

Editor : Doni Setiawan
#bunga akrilik #mahar #pernikahan