BLITAR – Libur natal dan tahun baru (nataru) 2024 diprediksi meningkatkan kunjungan wisata. Pemerintah Kota (pemkot) Blitar mematangkan sejumlah persiapan untuk menghadapi hal tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Edy Wasono mengatakan, kunjungan wisata di Bumi Bung Karno bakal dipastikan meningkat. Peningkatan diprediksi mencapai 50 persen dibanding kunjungan hari biasa.
“Ya, saat hari biasa jumlah kunjungan 750 sampai 1.000 orang, namun ketika momen nataru rata-rata bisa 1.500 sampai 2.000,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, kemarin (11/12/2023).
Sejumlah persiapan tengah dilakukan disbudpar untuk menghadapi lonjakan kunjungan wisata tersebut. Salah satunya menyiapkan lahan parkir untuk kendaraan pengunjung wisata.
”Kami sudah ada lahan parkir di PIPP dan di barat Water Park Sumber Udel. Lahan parkir itu kami rasa cukup untuk menampung kendaraan pengunjung termasuk bus,” ungkapnya.
Edy mengungkapkan, wisata Makam Bung Karno (MBK) maupun Istana Gebang bakal menjadi magnet wisatawan. Selain itu, kehadiran objek wisata baru berupa Masjid Ar-Rahman turut menarik wisatawan.
”Ini sudah menjadi satu paket wisata di Kota Blitar. Biasanya, setelah pengunjung ke MBK dan Istana Gebang, lalu mampir ke Masijd Ar-Rahman,” terangnya.
Karena itu, disbudpar juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam upaya penataan parkir di area Masjid Ar-Rahman.
Sebisa mungkin untuk parkir bus pariwisata diarahkan untuk parkir di PIPP maupun barat Water Park Sumber Udel. Jangan sampai bus parkir di tepi jalan sekitar Stadion Soeprijadi hingga mengganggur arus lalu lintas.
Sekadar diketahui, momen libur nataru tahun ini menjadi libur panjang. Sebab, juga bebarengan dengan libur sekolah. Diprediksi, kunjungan wisata meningkat di berbagai destinasi wisata. Baik wisata alam maupun wisata nonalam.
Sementara itu, gelombang pemudik juga bakal terjadi. Berdasarkan data penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh, tujuan penumpang yang turun di Blitar mencapai 1.000. Kedatangan penumpang itu terjadi secara bertahap menjelang libur nataru.***
Editor : Doni Setiawan