BLITAR - Suasana lapangan sepak bola di Desa/Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, tampak lebih ramai dari biasa. Terlihat siswa salah satu sekolah sepak bola (SSB) tampak asyik memperhatikan arahan dari seorang instruktur yakni Arif Suyono, mantan pemain aream tersebut
Arif Suyono selain pernah memperkuat di Arema FC, juga merupakan salah satu pemain tim nasional (timnas) Indonesia dan juga pemain bola profesional yang sempat cukup lama melang-melintang di persepak bolaan Tanah Air ini, rela bagi ilmu untuk anaka-anak di Kabupaten Blitar.
Fokus dan perhatian puluhan anak-anak siswa SSB Kelud Putra tercurah pada sosok Arif Suyono. Beberapa teknik dasar bermain sepak bola diperagakan, mulai dribbling, ball control, hingga teknik bertahan, dan melewati lawan. Sesekali beberapa anak ikut menirukan gerakan yang dilakukan instruktur. Beberapa anak tampak tersenyum dan tertawa sambil mendengarkan arahan yang diberikan dengan baik.
“Mereka sangat semangat sekali dan fokus mendengarkan arahan saya. Anak-anak sangat senang dan semangat. Itu yang penting. Saya yakin akan muncul pemain-pemain muda potensial yang siap menjadi pemain profesional dan andalan timnas kita, khususnya dari Blitar,” ungkap Arif Suyono.
Arif Suyono menuturkan, coaching clinic seperti ini harus sering dilaksanakan, karena pertama untuk menaikkan motivasi anak-anak usia dini agar menyenangi sepak bola. Serta kedua, tentunya untuk menjadi pemain profesional harus memiliki skill dasar yang mumpuni.
“Ya, harus sering digelar yang seperti ini. Yang penting anak-anak semangat dan senang bermain sepak bola dulu, itu yang penting,” ungkap mantan pemain Arema FC dan Sriwijaya FC ini.
Kepala SSB Kelud Putra, Toegijanto menegaskan, kondisi dunia sepak bola yang masih belum sepenuhnya normal harus disiasati dengan berbagai cara. Salah satunya dengan memotivasi anak-anak usia dini agar tetap gemar dan termotivasi untuk bermain bola dengan mengundang langsung idola dari pesepak bola profesional. “Kebetulan ada jaringan dengan Mas Arif Suyono, makanya kami undang dan para siswa sangat antusias sekali. Karena Mas Arif sangat menginspirasi anak-anak,” ujarnya.
Dia berharap sekolah-sekolah sepak bola di Blitar tetap semangat dalam membina dan mendidik anak-anak usia dini untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Minimal lewat sepak bola akan menanamkan jiwa-jiwa disiplin dan pantang menyerah pada diri anak-anak.
“Ya, semoga saja SSB di Blitar tetap semangat dalam mendidik dan membina anak-anak ini. Potensi kalau tidak dibina ya tidak akan keluar,” bebernya. (*/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah