BLITAR - Perencanaan pembangunan tahap II gedung SMPN 6 Blitar mulai disiapkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan lanjutan itu sekitar Rp 19,8 miliar.
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar telah menyiapkan perencanaan pembangunan. Lelang juga sudah diajukan kepada Pemkot Blitar. Dengan begitu, evaluasi terhadap dokumen perencanaan pembangunan tahap kedua bisa segera dilakukan.
“Harapannya pembangunan tahap kedua bisa segera dikerjakan pada awal tahun 2024,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Kota Blitar Jais Alwi Mashuri, Minggu (17/12/2023).
Jais memaparkan, pembangunan tahap kedua adalah pembangunan untuk bangunan-bangunan pendukung yang sebagian besar pada lahan bagian belakang.
Bangunan itu meliputi perpustakaan, ruang laboratorium, ruang OSIS, koperasi, dan kantin. Kemudian juga masjid, aula, taman, lapangan basket, dan lain-lain.
Dokumen perencanaan pembangunan tahap II memang diajukan lebih awal. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadi progres yang molor.
Maka itu, dispendik mengajukan tender atau lelang pada akhir 2023 ini. Dengan begitu, pembangunan terlaksana pada awal 2024.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kendala selama pengerjaan di lapangan, proses lelang bakal dilakukan seleksi secara ketat oleh Badan Layanan Pengadaan (BLP) Kota Blitar.
“Nanti juga ada seleksi para calon kontraktor,” terangnya.
Kemudian untuk rencana pemindahan siswa ke gedung baru, dispendik masih akan melihat situasi dan kondisi.
Namun, tak menutup kemungkinan bisa ditempati pada tahun ajaran baru 2024. Dengan konsekuensi, kegiatan belajar mengajar akan sedikit terganggu oleh mobilitas truk dan suara bising proyek. Dispendik menargetkan pada Maret 2024 pembangunan tahap kedua bisa dilaksanakan.
“Apakah nanti mengganggu atau tidak, karena ada mobilitas truk pekerja yang keluar masuk. Jika belum kondusif dan mengganggu kegiatan pembelajaran, tentu akan ditunda dulu (relokasi, Red),” tandasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra