Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hadiah Hari Ibu di Kota Blitar, MOW Wujudkan Keluarga Bahagia dan Sejahtera

Mila Inka Dewi • Rabu, 27 Desember 2023 | 23:38 WIB

 

LANCAR: Wali kota Santoso didampingi Kepala Dinas DP3AP2KB Parminto, dan Direktur RSUD Mardi Waluyo memberikan dukungan kepada  peserta MOW yang akan menjalani operasi
LANCAR: Wali kota Santoso didampingi Kepala Dinas DP3AP2KB Parminto, dan Direktur RSUD Mardi Waluyo memberikan dukungan kepada peserta MOW yang akan menjalani operasi

BLITAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar memberikan hadian terindah untuk ibu-ibu Kota Blitar.

Yakni dengan menggelar Metode Operasi Wanita (MOW) di momen Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember di RSUD Mardi Waluyo.

Kegiatan ini juga bagian dari upaya untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk guna meningkatkan kualitas keluarga.

Para peserta kegiatan pelayanan keluarga berencana (KB) ini langsung menerima bantuan uang dan kebutuhan pangan.

Wali Kota Santoso yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada DP3AP2KB yang telah menyelenggarakan MOW di momen Hari Ibu.

Hal itu merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan norma kecil keluarga bahagia dan sejahtera.

“Sehingga, diharapkan mereka tidak menambah momongan dan fokus untuk merawat anak-anak mereka,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Blitar.

Selain itu, dari sisi kemampuan ekonomi bisa lebih tertata dengan baik. Pasalnya, biaya yang dikeluarkan untuk merawat anak bisa lebih maksimal.

Jika tidak dihentikan (proses kehamilan, Red), maka setiap tahun bisa melahirkan. Akibatnya tidak akan ada waktu untuk merawat anak yang sudah dilahirkan sebelumnya.

“Saya apresiasi. Semoga peserta yang mengikuti MOW bisa sukses, lancar, dan keluarga diberikan kesejahteraan,” harapnya.

Selain itu, DP3AP2KB memberikan uang kepada setiap peserta senilai Rp 300 ribu beserta sembako untuk membantu menopang kebutuhan mereka. Serta setangkai bunga mawar sebagai bentuk peringatan Hari Ibu.

Selanjutnya, Wali Kota Blitar dan pelaksana tugas (Plt) Kepala DP3AP2KB Kota Blitar Parminto, didampingi Direktur RSUD Mardi Waluyo dr Muhammad Muchlis, meninjau peserta yang akan melakukan MOW. Sekaligus memberikan semangat sebelum proses operasi dilakukan.

Plt DP3AP2KB Parminto mengatakan, sebanyak 25 ibu menjadi peserta pelayanan MOW ini.

Mereka berasal dari tiga kecamatan dengan rata-rata usia 35-36 tahun. Sebelumnya, ada 50 orang yang mendaftar, tapi yang lolos skrining kesehatan sebanyak 25 orang.

“Sebelumnya mereka dilakukan skrining dan penapisan, karena akan dilakukan operasi besar. Hasilnya yang lolos sebanyak 25 orang tersebut,” terangnya.

Menurut dia, antusiasme masyarakat Kota Blitar sangat tinggi. Namun, berdasarkan hasil seleksi, hanya 25 orang yang bisa mengikuti MOW.

Upaya pelayanan ini tentu akan terus digalakkan setiap tahun sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam menciptakan keluarga yang sejahtera.

Meskipun jumlah kasus stunting di Kota Blitar 12,08 persen di bawah rata-rata Nasional dan Provinsi Jawa Timur, tetapi harus tetap waspada dan perlu percepatan penurunan stunting. Dengan begitu, diharapkan dapat terwujud zero stunting di Kota Blitar.

“Khusus hari ini ada 3 orang yang langsung melakukan operasi. Hari berikutnya 4 orang sampai selesai,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, dr Zekson Alpian mengungkapkan, antusiasme masyarakat untuk MOW sangat tinggi.

Hal itu terjadi utamanya setelah pandemi Covid-19. Karena saat pandemi, kebutuhan anak semakin meningkat, utamanya masalah gadget.

Kondisi itu lantas memunculkan pemikiran masyarakat untuk tidak ingin menambah momongan.

Namun di sisi lain, mereka tidak ingin melakukan KB berkali-kali. Cukup sekali untuk seumur hidup.

“Konsep pemikiran seperti itulah yang membuat animo masyarakat untuk melakulan MOW semakin tinggi sampai kita kewalahan,” bebernya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Kabupaten Blitar #pengendalian penduduk #Hari Ibu 2023 #perlindungan anak #Kota Blitar