BLITAR - Sejumlah awak bus menjalani tes urine dan tes kesehatan di Teriminal Tipe A Patria pada 22 Desember 2023.
Tes urine itu dilakukan untuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Kota Blitar.
Tes dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar. Sopir, pengemudi, kernet.
dan kondektur bus langsung diarahkan ke meja pemeriksaan untuk mengambil wadah sampel urine. Kemudian, tes kesehatan dilakukan dengan mengukur tekanan darah.
“Hari ini (kemarin, Red) ada 25 awak bus yang menjalani tes kesehatan dan urine di Terminal Patria,” kata Subkoordinator Pencegahan dan Pemnerdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Blitar, M Yusuf Hariyanto, kemarin.
Sebanyak 25 orang itu menunjukkan hasil negatif. Artinya, bebas dari penggunaan obat-obatan terlarang.
Namun, tim menemukan satu orang yang hasilnya samar. Setelah ditesuri, ternyata yang bersangkutan mengonsumsi obat pereda nyeri.
Pasalnya, jelas Yusuf, yang bersangkutan memiliki luka di tangan dan harus mengonsumsi obat.
“Kami mintai keterangan, ternyata mengonsumsi obat,” jelasnya.
Menurut dia, konsumsi obat itu diperbolehkan. Asalkan dibuktikan dengan resep obat atau dokter.
Selain itu, tes urine bertujuan mengetahui apakah ada awak bis yang mengonsumi obat-obatan terlarang atau narkoba. Jika ada yang positif, maka harus digantikan awak bus lain.
“Ini demi kenyamanan dan keselamatan penumpang angkutan menjelang Nataru,” bebernya.
Sebelumnya, pada Rabu (20/12/2023), BNN juga melakukan tes urine di Terminal Kesamben. Sebanyak 25 kru angkutan umum dites dan hasilnya negatif.
“Hasilnya ada satu orang yang gula darahnya tinggi. Diberikan obat penurun gula darah. Jika obat habis disarankan untuk kembali melakukan cek kesehatan,” tandasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra