BLITAR – Ratusan nama calon petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPSS) yang tercatut di sistem informasi partai politik (SIPOL) segera didiskualifikasi. Nama-nama tersebut terungkap saat seleksi administrasi pelamar KPPS.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Blitar sudah berkoordinasi dengan KPU Kota Blitar untuk segera memproses temuan tersebut. KPU harus bisa menjamin seluruh petugas pemilu bersih dari SIPOL.
Komisioner Bawaslu Kota Blitar Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa M Nur Aziz mengatakan, semua petugas pemilu mendapat perlakuan yang sama ketika tahap seleksi.
Baik penyelenggara pemilu tingkat ad hoc, KPPS, maupun petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).
“Artinya, semua nama-nama petugas harus bersih dari dari SIPOL. Pengecekan SIPOL juga harus tegas,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, kemarin (25/12).
Sejumlah nama yang masih tercatut SIPOL, jelas Aziz, akan dikualifikasi. Mana saja nama yang memang masuk SIPOL dan mana yang tidak. KPU harus benar-benar teliti dalam menyeleksi calon petugas KPPS.
“Terpenting harus dipastikan bahwa nama-nama yang diumumkan nanti bisa dipertanggungjawabkan dan bersih dari SIPOL,” tegasnya.
Bawaslu berharap nama-nama yang tercatut dalam SIPOL tidak sampai terafiliasi dengan partai politik (parpol).
Namun, jika saat tahap klarifikasi mereka terbukti menjadi bagian dari parpol tertentu, otomatis tidak lolos seleksi. KPU wajib mencoret nama tersebut.
Berdasarkan hasil pengecekan Bawaslu, nama-nama yang masuk SIPOL tersebut terdeteksi bagian dari pengurus hingga anggota parpol.
”Bahkan, sekretaris juga ada. Kami belum tahu apakah mereka hanya mengaku-aku atau memang benar menjadi bagian dari parpol tertentu,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Blitar Roma Hudi Fitrianto menambahkan, jika ada temuan nama yang tercatut dalam SIPOL, Bawaslu akan memberikan rekomendasi saran perbaikan. Jika bukti yang disampaikan belum cukup agar segera didiskualifikasi.
“Ini karena yang lolos belum diumumkan, sehingga kami belum tahu jumlah pastinya. Tapi yang jelas, kemarin banyak nama yang tercatut dalam SIPOL,” tandasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra