BLITAR - Dara 21 tahun ini mengaku, bakat seni tari yang dimiliki ditemukan oleh sang ibu melalui event-event tari sejak usia 5 tahun.
Dari situlah, Arum selalu dipercaya untuk tampil di acara sekolah. Ketika duduk di bangku kelas 3 SMP, dia bergabung dengan sanggar tari Pendapa Kabupaten Blitar.
“Di sinilah bakat tari saya diasah hingga mendapat banyak pengalaman luar biasa,” katanya kepada Jawa Pos Radar Blitar, 23 Desember 2023.
Warga Desa/Kecamatan Nglegok ini menari sebagai bentuk interpretasi ekspresi jiwa. Yakni dituangkan melalui gerak-gerak ritmis yang indah.
Bagi sebagian orang termasuk dia, menari adalah cara untuk mengontrol diri sendiri. Pasalnya, dalam menari harus ada kesetaraan antara emosional dan tingkat kefokusan. Hal tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Dalam pemilihahan Gus Jeng Kabupaten Blitar 2023 beberapa waktu lalu, Tari Mubeng Blitar menjadi pilihan. Tarian tersebut merupakan tarian khas Kabupaten Blitar. Di dalamnya menceritakan aneka wisata serta keindahan alam di Blitar.
“Karena itu salah atu bentuk konkret promosi wisata dan budaya yang dapat saya lakukan agar Blitar dapat dikenal secara luas,” bebernya.
Dia menambahkan, ketika sudah masuk dalam paguyuban Duta Wisata Gus Jeng Kabupaten Blitar, tidak ada pemetaan antara bakat atau predikat dengan kinerja.
Artinya dalam satu paguyuban harus bekerja sama, saling bahu-membahu, dan saling berkonstribusi untuk tujuan bersama.
Sebab, meskipun didapuk sebagai duta wisata, tetapi fokus kinerja bukan hanya pada wisata dan budaya, melainkan juga mengenai ekonomi kreatif.
“Di Gus Jeng, saya sering diikutsertakan dalam acara fashion show. Masih sejalur dengan bakat saya mengenai keluwesan atau gerak tubuh,” ujarnya.
Alumnus Universitas Negeri Malang jurusan pendidikan seni tari dan musik ini mengaku tidak ada keinginan khusus untuk fokus sebagai penari.
Namun, dia tetap berusaha semaksimal mungkin menjalani apa yang sudah dijalaninya hingga saat ini.
“Artinya, jika nantinya saya berkecimpung di dunia tari ataupun malah di luar bakat itu akan tetap dijalani,” pungkasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra