Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dispendukcapil Kabupaten Blitar Kantongi Blangko e-ktp hingga 12.000 Keping, Ini Alasannya

Fajar Ali Wardana • Kamis, 28 Desember 2023 | 14:30 WIB
ANTRE: Warga menjalani serangkaian tahapan perekaman e-KTP di kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar.
ANTRE: Warga menjalani serangkaian tahapan perekaman e-KTP di kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar.

BLITAR – Masyarakat Bumi Penataran dan pemilih pemula dapat bernapas lega. Pasalnya, 12 ribu keping blangko e-KTP sudah dikantongi Dispendukcapil Kabupaten Blitar. Konon, material untuk administrasi kependudukan ini dikirim usai audiensi Bupati Blitar dengan dirjen dukcapil.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar Tunggul Adi Wibowo mengaku telah menerima 12 ribu keping blangko e-KTP setelah Bupati Blitar beraudiensi dengan dirjen dukcapil di Jakarta pada awal Desember lalu. “Pada 11 Desember lalu, Ibu Bupati Blitar berkesempatan untuk audiensi dengan Pak Dirjen. Pada saat itu memang kita mengajukan 12 ribu keping e-KTP, dan alhamdulilah kemarin bisa diberikan untuk menunjang perekaman pemilih pemula,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, belasan ribu keping itu tidak hanya untuk pemilih pemula. Namun juga dimanfaatkan untuk masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP. Karena itu, diprediksi pada Januari 2024 nanti, blangko tersebut sudah habis.

Bagi Tunggul, yang penting semua masyarakat yang membutuhkan e-KTP sudah melakukan perekaman. Begitu juga dengan pemilih pemula agar dapat menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2024.

“Biasanya permintaan keping ke pusat dua minggu sekali dan hanya dapat seribu hingga 2 ribu. Syukurnya 12 ribu keping itu karena ada audiensi dirjen dengan Bupati Blitar,” tuturnya.

Sejumlah 12 ribu keping blangko e-KTP itu diutamakan untuk pemilih pemula. Sebab, ada target perekaman bagi pemilih pemula. Setidaknya, kekurangan perekaman e-KTP pemilih pemula sebesar 10.991 orang. Itu berdasarkan daftar pemilih khusus (DPK).

Persentase capaian perekaman e-KTP pemilih pemula saat ini sekitar 98,84 persen dari data jumlah pemilih pemula yang ada di DPK. Meski begitu, dispendukcapil mengeklaim capaian kinerja sekitar 99,25 persen. Perbedaan data ini terjadi karena data berdasarkan DPK dibuat tiap semester dan dispendukcapil diperbarui setiap hari.

Mantan Camat Wonodadi itu berupaya untuk mengejari 10 ribu pemilih pemula dengan melakukan jemput bola. “Mekanismenya, kami akan jemput bola ke desa, dan pemdes menghadirkan warganya untuk perekaman pada Sabtu dan Minggu. Jemput bola itu sampai menjelang pemilu. Juga melayani perekaman reguler yang dilakukan di kecamatan dan desa,” katanya.

Tunggul mengaku terus berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Blitar. Jika jelang pemungutan suara ada pemilih pemula yang mengajukan hak pilihnya, maka dapat lebih dulu menggunakan identitas kependudukan digital (IKD). Tentu pemilih pemula yang melakukan perekaman juga dibuatkan IKD.

“Kami juga memberikan fasilitas kepada PPK, PPS, dan 24 ribu KPPS untuk dibuatkan IKD. Sehingga lebih mudah dalam kepengurusan administrasi pemilu dan lainnya,” pungkasnya. (jar/c1/hai)

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Kabupaten Blitar #dukcapil #e ktp #blangko