Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ratusan Warga Bergilir Masuk Bilik Suara KPU Kabupaten Blitar, ternyata ini Tujuannya

Fajar Ali Wardana • Jumat, 29 Desember 2023 | 01:08 WIB
PELAN-PELAN: Petugas mendampingi warga yang mencoblos dalam simulasi pemilu di kantor KPU Kabupaten Blitar, rabu (27/12).
PELAN-PELAN: Petugas mendampingi warga yang mencoblos dalam simulasi pemilu di kantor KPU Kabupaten Blitar, rabu (27/12).

BLITAR – Ratusan warga bergantian memasuki bilik suara untuk mencoblos di kantor KPU Kabupaten Blitar, Rabu (27/12/2023).

Dengan didampingi petugas, mereka melakukan setiap tahapan pemungutan suara. Tapi, kegiatan ini bukan proses pemungutan suara sebenarnya. Melainkan hanya simulasi.

Dalam kegiatan kemarin, sebanyak 100 warga Kecamatan Garum yang masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) diudang sebagai peserta simulasi.

Selain warga, personil KPU dan perwakilan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dihadirkan untuk mempraktikan rangakaian pemungutan dan penghitungan suara sesuai dengan pelaksanaan pada hari pemilu Tepatnya pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Simulasi ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh elemen yang terlibat dalam pemilu sudah siap. Ini kita lakukan secara real sesuai dengan aslinya. Lalu, proses pemungutan dimulai pukul 07.00 sampai 13.00,” kata Ketua KPU Kabupaten Blitar Hadi Santosa.

Selain itu, kegiatan kemarin juga bertujuan untuk mengantisipasi dan meminimalkan adanya kendala dalam proses tahapan pemungutan suara di masing- masing TPS.

Simulasi dimulai dengan warga yang menyerahkan surat panggilan ke petugas KPPS yang ada di tempat pemungutan suara (TPS). Kemudian menerima surat suara, mencoblos di bilik suara dan memasukkan ke dalam kotak suara.

“Setelahnya, pemilih juga diarahkan untuk mencelupkan jari ke tinta yang disediakan,” imbuhnya. Tak hanya DPT normal, warga yang masuk dalam DPT tambahan (DPTb), dan pemilih disabilitas patut dijadikan perhatian.

Itu penting mengingat pemilih khusus membutuhkan perlakuan dan pelayanan khusus saat proses pemungutan suara di TPS.

Lalu, juga dipraktikan daftar pemilih khusus yang tidak terdaftar dalam DPT diminta memakai KTP saat hari pelaksanaan pemilu.

“Dari simulasi ini, kami memotret proses pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suaran. lantaran pengalaman pada 2019 lalu, banyak SDM yang sakit, meninggal dunia dan surat suara rusak,” ungkap Hadi.

Hasil dari simulasi kemarin nantinya bakal dijadikan bahan evaluasi oleh penyelengara pemilu. Poin-poin yang masuk dalam evaluasi selanjutkan akan disampaikan sebagai materi dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) kepada para tenaga KPPS.

“Bila biasanya yang bimtek ha nya dua petugas KPPS, un tuk kali ini tujuh petugas ikut. PPK, PPS, dan KPPS wajib memahami seluruh proses pemungutan dan peng hitungan suara di TPS,"

"Termasuk warga yang mengikuti simulasi hari ini (kemarin, Red) diharapkan tidak bingung saat hari pencoblosan,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Kabupaten Blitar #kpps #dpt #pemilu