BLITAR-Tak hanya soal APK, kondisi logistik pemilu 2024 di gudang KPU Kabupaten Blitar juga perlu disorot.
Pasalnya, dalam tahapan sortir lipat yang dilaksanakan sejak 26 Desember lalu, petugas mendapati adanya ratusan surat suara yang tak utuh alias dalam kondisi rusak. Untuk itu, KPU sedang menimbang opsi untuk menambah jumlah personil teknis.
Ketua KPU Kabupaten Blitar Hadi Santosa mengatakan, total ada sebanyak 101 surat suara pemilu legislatif tingkat kabupaten dalam kondisi rusak.
Kerusakan yang didapati pada lembar surat suara beragam. Mulai dari robekan kecil pada salah satu sisi lipatan hingga robek dengan ukuran cukup besar hingga mencapai sekitar 15 centimeter (cm).
Dia memastikan surat suara yang rusak tidak layak digunakan dalam pemilu 2024 mendatang.
“Kami juga menemukan surat suara yang cetakannya kurang bagus. Sebab, ada bagian yang logo partai dan nama caleg hilang. Secara total ada 101 surat suara rusak yang kami temukan selama proses sortir lipat ini,” ujar Hadi.
Kemungkinan, lanjut Hadi, kerusakan sebagian surat suara sudah terjadi dari pihak penyedia.
Tapi, dia juga mengaku bahwa ada sejumlah kerusakan yang disebabkan oleh petugas yang kurang teliti dalam proses sortir lipat.
Buntutnya, KPU akan meminta ganti kepada penyedia untuk memenuhi kebutuhan surat suara.
Logistik surat suara khusus DPRD Kabupaten Blitar diterima oleh KPU pada 24 dan 27 Desember lalu.
Sedangkan surat suara DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan presiden bakal diterima di bulan depan.
Ada sebanyak 36.980 lembar surat suara yang dilakukan sortir lipat di hari pertama. Hasilnya, ditemukan surat suara dalam kondisi baik sebanyak 36.921 lembar dan yang rusak sebanyak 59 lembar dalam kondisi rusak.
Di hari kedua, sebanyak 34.003 disortir. Hasilnya, didapati 33.961 lembar surat suara dalam kondisi baik dan 42 lembar lainnya dalam kondisi rusak.
“Jumlah personil yang kami libatkan ada 52 orang untuk hari pertama dan 104 orang untuk hari kedua. Namun untuk semua data surat suara dan petugas sortir lipat di hari ketiga belum dilakukan rekapitulasi,” ungkapnya.
Hadi menegaskan bahwa pihaknya bakal menambah jumlah petugas sortir lipat. Opsi itu bisa diambil jika jumlah petugas yang ada belum mampu memenuhi target yang dipatok dalam dua hari ke depan.
“Kami menargetkan sortir lipat untuk semua jenis pemilu, dapat diselesaikan sebelum 25 januari 2024,” pungkasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra