Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kaget Dengar Tangisan Bayi, Warga Ponggok Kabupaten Blitar Temukan Bayi di Semak Belukar, Diduga Dibuang Ortu Sendiri

M. Luki Azhari • Senin, 1 Januari 2024 | 20:34 WIB
MASIH HIDUP: Bayi gemoy tak berdosa mendapat perawatan medis petugas kesehatan RSUD Srengat usai ditemukan, Minggu (31/12/2023).
MASIH HIDUP: Bayi gemoy tak berdosa mendapat perawatan medis petugas kesehatan RSUD Srengat usai ditemukan, Minggu (31/12/2023).

BLITAR - Bayi perempuan tak berdosa ditemukan warga semak belukar pekarangan warga Dusun Ringin Branjang, Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Minggu (31/12/2023).

Bayi cewek itu diduga dibuang oleh orang tua (ortu) sendiri usai dilahirkan.

Informasi yang diterima dari kepolisian, saat ditemukan bayi tersebut dalam kondisi masih hidup dan merah. Bobot mencapai 3 kilogram (kg). Diperkirakan bayi dibuang sejam usai dilahirkan.

"Saat itu tali pusarnya juga masih belum terpotong. Panjangnya sekitar 20 cm," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar, Senin (1/1/2024).

Samsul menjelaskan, bayi perempuan itu ditemukan pada Minggu (31/12/2023) sekitar pukul 15.00 oleh Nanik, yang sedang mencari rumput. Setelah mencari rumput kolonjono, saksi bergegas pulang.

"Di tengah perjalanan pulang melewati persawahan,saksi dikagetkan dengan suara tangisan bayi," jelasnya.

Sontak, saksi berhenti lalu mencari sumber suara tangisan itu. Betapa kagetnya saksi menemukan bayi "gemoy" di antara semak belukar rumput sawah.

Bayi itu dibungkus dengan sebuah kain warna coklat bermotif batik jarik.

Panik, saksi langsung berlari meminta bantuan warga sekitar. Salah seorang warga bernama Parti berhasil ditemui. Dia lalu menggendong bayi tersebut dan membawanya ke rumah.

Kemudian memberitahu RT dan perangkat desa setempat bahwa telah ditemukan bayi perempuan.

Masyarakat lalu melaporkan penemuan itu ke Polsek Ponggok. Petugas langsung meluncur menuju TKP penemuan untuk olah TKP dan identifikasi bayi malang itu.

Baca Juga: Ada 265 Kasus Preeklamsiaa Dinkes Himbau Kepada Para Ibu Hamil Untuk Lakukan Pemeriksaan Kwehamilan Secara Rutin

"Bayi langsung dilarikan ke RSUD Srengat untuk mendapat penanangan medis lebih lanjut, " terang Samsul.

Hasil olah TKP yang dilakukan kepolisian tidak ditemukan benda-benda milik orang tua yang tertinggal.

Kasus pembuangan bayi tersebut tengah diselidiki oleh kepolisian. Mengungkap siapa orang tua yang tega membuang bayinya sendiri. (luk/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Polsek ponggok #bayi dibuang #bayi perempuan #Ponggok blitar #Bayi dibuang di blitar #bayi baru lahir