BLITAR – Logistik surat suara akhirnya tiba di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, kemarin (3/1). Surat suara yang datang adalah surat suara calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Ada 121.663 eksemplar surat suara yang tiba. Terbagi dalam 61 boks atau kardus. Selain itu, ada tambahan 1.000 eksemplar untuk persiapan pemilihan suara ulang (PSU).
Logistik surat suara tersebut berangkat dari Klaten sekira pukul 21.30 WIB dan sampai Kota Blitar pukul 05.00 WIB. Kemudian diturunkan di gudang KPU Kota Blitar selang 30 menit kemudian. “Sebab, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Termasuk penjagaan dan penandatanganan berita acara,” beber Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Rangga Bisma Aditya kemarin.
Rangga mengatakan, cadangan surat suara harus tetap disiapkan. Itu sebagai antisipasi apabila mengharuskan adanya PSU. Namun, pihaknya berharap di Kota Blitar tidak sampai terjadi PSU.
Menurut dia, jumlah surat suara tersebut sudah memenuhi kebutuhan. Sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sekaligus surat suara cadangan. KPU segera melakukan sortir lipat dalam pekan ini. “Semoga ketika melakukan sortir lipat tidak ditemukan surat suara rusak. Sehingga tidak harus meminta ganti kepada perusahaan penyedia,” paparnya.
KPU Kota Blitar, lanjut dia, memastikan sortir satu jenis surat suara bisa selesai dalam kurun waktu satu sampai tiga hari. Sementara itu, kotak suara juga sudah mulai disusun sekitar 90 persen, sedangkan 10 persen sisanya akan disusun bersamaan dengan sortir lipat surat suara.
Petugas sortir lipat dari KPU melibatkan pihak ketiga. Yakni, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) setelah dilantik pada 25 Januari nanti. Tentunya dengan memenuhi kriteria seperti dari unsur yang netral. “Dalam proses sortir juga akan diawasi oleh pihak kepolisian,” tandasnya. (ink/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah