Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kemolekan Alon-Alon Kota Blitar, Tempat Refreshing dan Piknik Bareng Keluarga

Doni Setiawan • Jumat, 5 Januari 2024 | 22:14 WIB

Alon-alon ini merupakan peninggalan sejarah Kabupaten Blitar
Alon-alon ini merupakan peninggalan sejarah Kabupaten Blitar

BLITAR - Blitar memiliki alon-alon yang paling luas di seluruh eks karesidenan Kediri.

Alon-alon ini merupakan peninggalan sejarah Kabupaten Blitar yang dibangun bersamaan dengan Pendopo Ronggo Hadi Negoro di sebelah utara.

Pendopo ini dinamai sesuai dengan nama bupati Blitar pertama, yaitu R.M. Aryo Ronggo Hadinegoro.

 Baca Juga: Daya Tarik Bendungan Jegu, Rekomendasi Tempat Healing Ramah Anak di Blitar

Dalam pembangunan aloon-aloon Blitar, digunakan sebuah pakem yang juga digunakan oleh daerah-daerah di wilayah Jawa.

Yaitu dikelilingi oleh kediaman penguasa pada bagian utara, penjara pada bagian timur, kantor pemerintahan pada bagian selatan, dan masjid pada bagian barat.

Sekarang, aloon-aloon Blitar telah berubah fungsi menjadi taman kota yang menjadi tempat berbagai macam kegiatan masyarakat.

 Baca Juga: Tak Cuma Ramen, ternyata Boneka Kiyowo yang Dipegang Jin Member BTS Terjual Habis

Aloon-aloon ini dilengkapi dengan jogging track dan sarana fitness sederhana, sehingga membuat masyarakat gemar menikmati kesejukan udara pagi sambil berolahraga di sana.

Aloon-aloon Blitar dikelilingi oleh pohon beringin dan terdapat sebuah pohon beringin yang diberi pagar di bagian tengahnya.

Selain untuk berolahraga, aloon-aloon Blitar juga digunakan untuk ragam kegiatan pemerintahan seperti upacara dan rangkaian kegiatan kenegaraan lainnya.

 Baca Juga: Logistik Surat Suara Capres-cawapres Tiba di Gudang KPU Kota Blitar, Segini Jumlah yang Datang

Bagian utara aloon-aloon terdapat dua buah bangunan semacam pendopo, sedangkan kendaraan bisa masuk melalui pintu selatan.

Pintu utara tidak dapat diakses oleh kendaraan, sehingga parkir kendaraan di bagian dalam aloon-aloon sisi selatan dengan biaya parkir yang kontroversial, yaitu Rp. 5.000 untuk sekali parkir.

Meski sering mendapat teguran dari dinas terkait, namun fakta di lapangan, biaya parkir berkisar Rp3.000 – Rp5.000 untuk kendaraan roda dua. Sedangkan parkir resmi hanya Rp. 2.000 untuk sekali parkir.

Pemandangan indah juga bisa dinikmati di aloon-aloon Blitar ketika sore hari. Siluet Masjid Agung Blitar dengan warna kejingga-jinggaan menarik pengunjung untuk sekedar berhenti sejenak menikmati sore sambil menyaksikan anak-anak bermain sepak bola.

Selain aloon-aloon, Blitar juga memiliki tempat wisata baru yang terletak di sebelah selatan aloon-aloon, yaitu Taman Pecut.Untuk mencapai aloon-aloon Blitar, lokasinya berada di pusat kota di Jalan Merdeka Kota Blitar.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Kabupaten Blitar #wisata blitar #sektor wisata blitar #parkir destinasi wisata blitar #Kota Blitar #Alon alon blitar