Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Santri Ponpes di Blitar yang Jadi Korban Dikeroyok Meninggal Dunia, Ini Langkah Polisi

Fajar Ali Wardana • Senin, 8 Januari 2024 | 03:03 WIB
DIUSUT: Kasatreskrim Polres Blitar AKP Febby Pahlevi Rizal menyampaikan keterangan, kemarin ( 5/1).
DIUSUT: Kasatreskrim Polres Blitar AKP Febby Pahlevi Rizal menyampaikan keterangan, kemarin ( 5/1).

BLITAR - Muhammad Ali Rofqi (MAR), 13, santri yang menjadi korban pengeroyokan di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Blitar, akhirnya menghembuskan nafas terakhir, (7/1/2024). Sebelumnya MAR telah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ngudi Waluyo.

Ya, MAR harus dilarikan ke rumah sakit karena terlibat pengroyokan dengan beberapa rekan sepondoknya pada Selasa (2/1). Bocah asal Desa Pandarum, Kecamatan Sutojayan, ini langsung mendapatkan perawatan intensif di ICU.

Meninggalnya MAR itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Febby Pahlevi Riza.  MAR meninggal pada pukul 05.40 WIB usai mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Betul (meninggal dunia, Red), kita doakan semoga husnulkhatimah,” ujarnya, Minggu (7/1/2024).

Sayangnya, Febby tidak menyampaikan secara detail perihal meninggalnya MAR. Dia mengaku masih melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan dari 21 orang yang telah menjadi saksi kasus pengeroyokan ini.

“Lebih jelas sampai dengan saat ini sudah 21 orang yang telah dimintai keterangan. Dimungkinkan besok kami sampaikan pemeriksaan terbarunya,” jelasnya.

Untuk diketahui, Muhammad Ali Rofqi merupakan seorang santri di salah satu ponpes Kabupaten Blitar yang menjadi korban pengeroyokan oleh teman-temannya. Keluarga yang mengetahui kondisi korban tidak terima dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

Orang tua korban melaporkan kejadian dugaan pengeroyokan itu pada 3 Januari 2024. Setelah itu, polisi langsung melakukan serangkaian penyelidikan. (jar/c1/hai)

Editor : M. Subchan Abdullah
#santri #Pengroyokan #ponpes blitar #santri blitar