BLITAR - Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon beringin di Alun-Alun Kota Blitar tumbang menimpa lapak kontainer pedagang, kemarin (7/1), pukul 14.00. Sepuluh orang yang sedang berada di tenda lapak sisi timur alun-alun terdampak.
Akibatnya, sejumlah orang tersebut mengalami luka-luka dan dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan intensif. Pantauan Jawa Pos Radar Blitar di lapangan, pohon beringin yang tumbang terletak di area timur alun-alun.
Pohon berdiameter lebih dari 1 meter dan tinggi lebih dari 10 meter itu tumbang dan memorak-porandakan beberapa lapak pedangang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Blitar Agus Suherli mengatakan telah mengamankan area lokasi kejadian tersebut. Seluruh korban juga telah dievakuasi ke rumah sakit.
Selanjutnya, BPBD beserta tim gabungan melakukan pembersihan dan pemotongan pohon beringin tersebut.
Sebenarnya kondisi batang pohon beringin cenderung padat. Tidak ada indikasi keropos. Berbeda dengan bagian akar yang sudah lapuk sehingga tidak kokoh mencengkeram tanah.
“Akhirnya roboh mengenai beberapa penjual dan rombongnya. Kami lihat bagian akar yang lapuk,” paparnya.
Akibat kejadian itu, satu tower yang terpasang closed circuit television (CCTV) dan lampu penerang alun-alun rusak tertimpa pohon.
BPBD segera berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar untuk menghitung estimasi kerugian.
Pihaknya meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, memasuki awal musim hujan berpotensi terjadi angin kencang.
”Kami minta waspada. Beberapa waktu lalu juga ada pohon menimpa kendaraan,” tandasnya.
Di hari yang sama, pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik di Kota Blitar. Di antaranya, di Jalan Muara Takus, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul; dan Jalan Toyorejo, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan. Tidak ada korban dalam kejadian itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar Jajuk Indihartati mengatakan sudah meninjau lokasi tumbangnya pohon beringin di alun-alun. DLH juga tidak menyangka peristiwa tersebut bisa terjadi.
”Memang ini musibah ya. Tidak bisa diprediksi. Tetapi kami dan tim sudah tanggap untuk mengevakuasi pohon,” terangnya.
Baca Juga: Pikap Tertimpa Pohon Randu Akibat Angin Kencang di Blitar, Begini Kondisi sang Sopir
Terhadap pengunjung yang terdampak, jelas dia, sudah dilarikan ke rumah sakit. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar berencana untuk memberikan bantuan kepada pengunjung terdampak yang mengalami luka-luka.
”Rencananya besok (hari ini, Red) Pak Wali menjenguk pasien sekaligus menyerahkan bantuan,” ungkapnya.
Terkait pohon beringin yang tumbang, kata Jajuk, kondisi secara kasatmata pada batang pohon masih keras. Namun, pada bagian akar memang terlihat sudah lapuk.
“Sebenarnya kami rutin memangkas cabang-cabang pohon beringin yang berisiko. Tapi kembali lagi, bahwa bencana alam ini tidak bisa diprediksi,” tandasnya. (luk/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah