BLITAR - Alun-alun Kota Blitar merupakan tempat yang cocok untuk bersantai,selain lokasinya yang mudah di jangkau, Alun-alun Kota Blitar juga dekat dengan Tman Pecut yang sangat indah.
Dalam lokasi yang sangat strategis membuat Alun-Alun Kota Blitar banyak dikunjungi kalangan milenial ataupun kolonial.
Menurut sejarah alun-alun Blitar dibangun sekitar tahun 1875 bersamaan dengan pembangunan kediaman Bupati Blitar Kph Warsokusumo yang terletak disebelah utara alun-alun.
Dalam pembangunan alun-alun Blitar, digunakan sebuah pakem yang juga digunakan oleh daerah-daerah di wilayah Jawa.
Yaitu dikelilingi oleh kediaman penguasa pada bagian utara, penjara pada bagian timur, kantor pemerintahan pada bagian selatan, dan masjid pada bagian barat.
Sekarang, alun-alun Blitar telah berubah fungsi menjadi taman kota yang menjadi tempat berbagai macam kegiatan masyarakat.
Alun-alun ini dilengkapi dengan jogging track dan sarana fitness sederhana, sehingga membuat masyarakat gemar menikmati kesejukan udara pagi sambil berolahraga di sana.
Alun-alun Blitar dikelilingi oleh pohon beringin dan terdapat sebuah pohon beringin yang diberi pagar di bagian tengahnya.
Selain untuk berolahraga, alun-alun Blitar juga digunakan untuk ragam kegiatan pemerintahan seperti upacara dan rangkaian kegiatan kenegaraan lainnya.
Pemandangan indah juga bisa dinikmati di aloon-aloon Blitar ketika sore hari. Siluet Masjid Agung Blitar dengan warna kejingga-jinggaan menarik pengunjung untuk sekedar berhenti sejenak menikmati sore sambil menyaksikan anak-anak bermain sepak bola.
Selain aloon-aloon, Blitar juga memiliki tempat wisata baru yang terletak di sebelah selatan aloon-aloon, yaitu Taman Pecut.Untuk mencapai aloon-aloon Blitar, lokasinya berada di pusat kota di Jalan Merdeka Kota Blitar.***