Jajanan Jadul Opak Gambir Gulung sebelum Kering, Tak Bisa Pakai Mesin
BLITAR - Bahan dasar opak gambir terbuat dari tepung yang dipanggang hingga berbentuk pipih. Lalu digulung, dibentuk contong, dibentuk pipih begitu saja. Jajanan jadul ini memiliki cita rasa yang gurih dan manis. Namun, ada juga yang membuat inovasi opak gambir dengan aneka rasa. Seperti nangka, durian, nanas, pandan, jahe, hingga cokelat.
“Rasa buahnya asli dari buah. Bukan sekadar perasa buahbuahan,” kata salah satu produsen opak gambir asal Blitar, Fikal Mazid.
Umumnya, bahan-bahan dasar untuk membuat opak gambir adalah tepung beras, tepung ketan, mentega, gula pasir, telur, dan santan Untuk rasa orisinal bisa ditambahkan jahe atau wijen. Sementara rasa buahbuahan tinggal mencampurkan sari buah pada adonan utama.
Dari segi bahan pembuatan, lanjut Fikal, opak gambir merupakan jajanan yang cukup mudah untuk dibuat. Hanya saja, proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang lebih. Sebab, dibuat secara manual menggunakan cetakan khusus serta diproses satu per satu.
“Karena kalau pakai mesin nggak bisa. Jadi harus manual secara handmade,” sambung warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sananwetan, ini.
Cara membuatnya, adonan opak gambir dituangkan dalam cetakan khusus berbentuk pipih. Opak gambir tidak perlu dimasak terlalu lama.
Sebab, bentuknya yang tipis membuat opak gambir hanya butuh waktu 1-3 menit hingga siap diangkat dari cetakan saat proses memasak.
“Setelah matang sempurna langsung digulung atau dilipat sebelum kering. Karena kalau sudah kering atau keras akan mudah patah,” jelasnya.
Meski jarang ditemui ketika Lebaran, opak gambir saat ini banyak dicari masyarakat sebagai buah tangan atau oleh-oleh. Biasanya juga dijadikan suvenir pernikahan.
Pengiriman opak gambir miliknya selain di Blitar, juga ke luar daerah seperti Jakarta hingga Bali.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra