Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pantai Tambakrejo Fantastis, 15 Ribu Tiket Ludes dalam Dua Hari

Agus Muhaimin • Selasa, 9 Januari 2024 | 03:28 WIB
ALAMI: Pengunjung menikmati suasana Pantai Tambakrejo di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto
ALAMI: Pengunjung menikmati suasana Pantai Tambakrejo di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto

BLITAR — Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto tampaknya masih menjadi primadona destinasi wisata bahari di Bumi Penataran.

Tercatat, lebih dari 15 ribu tiket masuk Pantai Tambakrejo ludes saat pergantian tahun kemarin.

Direktur BUMDes Arto Mulyo, Desa Tambakrejo Meidha Lukiana mengatakan, ada dua destinasi wisata yang dikelola oleh BUMDes Arto Mulyo. Yakni, Pantai Tambakrejo dan Pantai Pasir Putih atau Pasetran Gondo Mayit.

Pintu masuk Pantai Pasetran Gondo Mayit. Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Tambakrejo.
Pintu masuk Pantai Pasetran Gondo Mayit. Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Tambakrejo.

“Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah pengunjungnya sekitar dua kali lebih banyak,” katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun, pada 31 Desember 2023 jumlah pengunjung Pantai Tambakrejo sekitar 4.700 orang.

Hari berikutnya atau pada 1 Januari 2024 jumlah pengunjung Pantai Tambakrejo naik menjadi sekitar 7.100 orang.

Sementara itu, pada 31 Desember 2023 jumlah pengunjung Pantai Pasir Putih sebanyak 1.300 orang dan pada 1 Januari 2024 juga mengalami peningkatan, yakni 2.690 orang.

Meidha mengungkapkan, ada sepuluh personel yang kini menjaga loket atau pintu masuk. Itu merupakan jumlah total petugas loket di Pantai Tambakrejo dan Pantai Pasir Putih.

Para penjaga pintu masuk ini bekerja dalam dua sif. “Yang Pantai Tambakrejo itu ada 6 orang, sisanya di Pantai Pasir Putih,” jelas dia.

Soal pelayanan, kata dia, ramah menjadi keharusan yang dilakukan oleh setiap petugas atau pekerja di lingkungan wisata Pantai Tambakrejo.

Untuk itu, sebelum melayani pembelian tiket Pantai Tambakrejo, petugas harus menunjukkan sikap terbuka kepada setiap tamu.

“Jadi slogan 3S (senyum, salam, sapa, Red) juga kami terapkan. Setelah itu memberikan pelayanan tiket dengan ramah,” tegasnya.

Disinggung soal adanya tiket di Pantai Tambakrejo dan Pantai Pasir Putih belum terporporasi yang sempat beredar, Meida mengaku tidak ada niatan untuk menghindari kewajiban porporasi.

Jauh hari sebelumnya, ada 30 bendel tiket yang sudah diporporasi pemerintah daerah dan dikirim ke unit atau penjaga loket Pantai Pasir Putih.

“Ternyata ada satu yang bendel yang belum terporporasi. Sekitar 50 tiket yang kadung tersebar, kalau jumlah uangnya sekitar 500 ribu,” katanya.

Mengetahui hal tersebut, pihak loket juga langsung menghentikan penggunaan belum terporporasi tersebut.

Meidha bersyukur, Pantai Tambakrejo dan Pantai Pasir Putih masih menjadi jujukan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Baginya, hal ini menjadi tanggung jawab yang besar karena harus bisa memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan wisatawan. (iyo/hai) 

Editor : Anggi Septian A.P.
#Pantai Tambakrejo