BLITAR - Purnoaji, warga Jalan Kalasan, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Blitar, dibuat tak berkutik usai menemukan benda diduga granat.
Benda tersebut dia dapat di plafon kamar sang keponakan ketika sedang evakuasi kucing mati, pada Minggu (7/1/2024) lalu.
Ini bermula ketika Purnoaji, 44, membantu keponakan, Yunita membersihkan rumah.
Dia lantas diminta mengambil kucing mati di atap kamar Yunita. Persis di sebelah anabul itu terdapat granat diduga masih aktif.
“Saya terkejut, lalu malam itu bilang ke keluarga sini. Masih bingung untuk lapor dan lain sebagainya bagaimana,” ujarnya kemarin (8/1).
Baca Juga: BREAKING NEWS! Granat Diduga Masih Aktif Ditemukan di Plafon Rumah Warga di Kota Blitar
Esoknya, pria tinggi semampai ini melaporkan temuan itu ke Polsek Sananwetan. Kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Granat tersebut berada persis di atap plafon kamar Yunita. Penanganannya melibatkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim.
Purnoaji menyebut, rumah tersebut awalnya dihuni oleh purnawirawan TNI Angkatan Laut (AL), almarhum Soebaidi dengan pangkat terakhir letnan satu. Rumah kini dihuni oleh putranya, Yunita.
“Dulu tidak pernah cerita kalau ada barang itu. Ini baru pertama kali menemukan granat, sebelumnya tidak pernah,” jelasnya.
Sekira pukul 14.30, Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Jatim tiba di lokasi penemuan granat. Sejumlah personel satbrimob dengan peralatan lengkap mengevakuasi granat tersebut. Sebelum diusung untuk diteliti, dua personel satbrimob itu sempat mengecek kondisi granat.
“Melihat struktur lapisan luarnya, granat masih aktif. Untuk disposal masih menunggu, karena tidak boleh dilakukan saat hujan,” ujar seorang anggota Satbrimob Polda Jatim.
Terpisah, Kapolsek Sananwetan Kompol Agus Tri menduga, granat itu milik mendiang purnawirawan TNI. Pihaknya belum bisa memastikan jenis granat yang ditemukan itu. Sebab, menunggu kepastian pemeriksaan dari Polda Jatim. Usai evakuasi granat, polisi menanggalkan garis polisi yang melintang sejak pagi. “Granat sementara dibawa oleh ahlinya, nanti akan dilakukan disposal oleh tim ahli. Untuk dimusnahkan dimana, kami belum tahu,” tandasnya. (luk/sub)
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra