Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pengalaman Sari Prastiwi Rebut Juara 2 Podcast Milenial, Ambil Tema Pernikahan Dini dan Baca Doa untuk Tenangkan Diri

Didin Cahya Firmansyah • Selasa, 9 Januari 2024 | 18:55 WIB
GIAT: Sari Prastiwi menunjukkan trofi dan piagam usai merebut juara 2 lomba Podcast Milenial.
GIAT: Sari Prastiwi menunjukkan trofi dan piagam usai merebut juara 2 lomba Podcast Milenial.

BLITAR - Keahlian berkomunikasi baik dapat dibuktikan Sari Prastiwi, siswa jurusan tata busana SMK 3 Blitar.

Sebab, pada Agustus 2023 lalu meraih juara 2 lomba podcast milenial diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU).

Sari, sapaan akrabnya, ikut lomba podcast ini bermula ditawari gurunya agar partisipasi di kegiatan tersebut.

Lantaran, dia terkenal sering suka berbicara di tempat umum, membuat dokumentasi video seperti vlog dan aktif ekstrakurikuler jurnalistik serta Pramuka. Sehingg gurunya paham dan dipercaya ikut kompetisi podcast ini.

“Saya sudah dibuatkan sebuah tim untuk berlatih dan membuat podcast yang sesuai tema diminta panitia, yakni pencegahan pernikahan dini. Narasumber yang tampil bersama saya saat lomba, adik kelas sendiri,” ujarnya, Senin (8/1/2024).

Sari dan tim diberi waktu seminggu berlatih dan menyiapkan mental dalam kompetisi podcast.

Dia berlatih tanya jawab layaknya podcast profesional di YouTube dan kanal media sosial (medsos) lain. Dari pihak sekolah tentu mendukungnya ikut lomba podcast milenial ini, dengan difasilitasi berlatih di studio milik ekstrakurikuler jurnalistik.

Dia mengaku tidak terlalu banyak kendala ketika berlatih untuk persiapan tampil lomba podcast.

“Saya selama latihan lomba podcast milenial ini senang. Selain didukung tim yang hebat, dari sekolah terutama guru atau pembina ekstrakurikuler jurnalistik memberikan dispensasi untuk tidak masuk jam pelajaran serta memberi konsumsi selama latihan,” ungkapnya.

Sari terlihat memiliki kepribadian ceria. Meskipun begitu, dia sempat merasa grogi karena melihat penampilan peserta lain dianggapnya bagus.

Namun sang guru meyakinkannya untuk tetap percaya diri kepada kemampuannya.

Sari memiliki peran penting pada lomba podcast ini, karena sebagai pembaca acara. Sehingga arah atau alur pembicaraan dari podcast dinilai tinggi dari pembawaan yang ditampilkannya.

Sejak tiba di tempat lomba podcast di UNU, dia terus mengucapkan doa-doa yang membuatnya tenang.

Sebelum Sari tampil, sempat berjumpa dengan temannya dari sekolah lain ikut dalam lomba podcast.

Dia sempat tidak percaya diri dan khawatir mengecewakan timnya, karena temannya itu terkenal telah memiliki pengalaman lomba public speaking yang baik.

Sari akhirnya tampil podcast berdurasi 20 menit membahas pencegahan pernikahan dini, di depan panggung dan direkam pakai kamera. Setelah itu, timnya mengapresiasi penampilannya dengan ucapan selamat.

“Seminggu setelah tampil lomba podcast. Saya dan tim menerima pengumuman mendapatkan juara 2. Dengan prestasi itu, saya dan tim masuk dalam sosmed milik sekolah,” jelasnya.

Perempuan asal Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi ini mengaku bangga atas prestasinya. Meskipun rumahnya jauh dari perkotaan, usahanya meraih impian dipastikan membawa hasil baik.

“Saya berencana ikut lomba podcast lagi, bila ada kompetisi serupa. Namun untuk membuat podcast di sosmed, saya pikirkan lagi. Karena di sekolah disibukkan belajar dan berorganisasi,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#milenial #Kabupaten Blitar #siswi berprestasi #prestasi #podcast