Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Warga Desa Tambakrejo Kabupaten Blitar Temukan Bom Mortir di Area JLS

Fajar Ali Wardana • Kamis, 11 Januari 2024 | 19:35 WIB
BAHAYA: Tim Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Jatim mengidentifikasi dan evakuasi mortar aktif yang ditemukan di kawasan JLS, Desa Tambakrejo, Wonotirto, Selasa (9/1).
BAHAYA: Tim Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Jatim mengidentifikasi dan evakuasi mortar aktif yang ditemukan di kawasan JLS, Desa Tambakrejo, Wonotirto, Selasa (9/1).

 

BLITAR – Bom mortir aktif ditemukan warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, saat membersihkan kebun di sekitar proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 2, pada Selasa (9/1) sore. Tim Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Jatim langsung menjinakkan bom tersebut.

Kapolsek Wonotirto AKP Supriadi mengatakan, mortir aktif pertama kali ditemukan warga bernama Jasri. Dia melihat sebuah benda besi tergilas alat berat proyek pada area jalur lintas selatan (JLS). Tidak lama kemudian, meminta tolong sopir alat berat dan saksi lain untuk memindahkan bom militer tersebut.

“Jasri dan saksi lain memindahkan mortir itu memakai tangan kosong di tepi kebun. Lalu, dia langsung melaporkan kejadian ke Polsek Wonotirto untuk dievakuasi dan tindakan lebih lanjut,” ujar Supriadi.

 Baca Juga: BREAKING NEWS! Granat Diduga Masih Aktif Ditemukan di Plafon Rumah Warga di Kota Blitar

Dia melanjutkan, bom militer ini ditemukan di proyek JLS yang berjarak 1,5 km dari laut selatan Jawa dan berjarak 300 meter dari pemukiman penduduk Tambakrejo.

Saat ditemukan mortir sudah berada di atas tanah, dalam kondisi berkarat dan menghadap ke selatan atau laut Jawa.

Mortir yang ditemukan warga ini diduga merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda. Itu diketahui dari tulisan yang ada mortir tersebut. Lokasi penemuan sempat dipasang garis polisi, untuk menyeterilkan area.

 Baca Juga: Bermula Mencari Kucing, Terungkap Fakta Asal Granat Aktif yang Ditemukan di Sebuah Rumah Warga di Kota Blitar

“Kami dapat laporan peristiwa itu Selasa saat Magrib. Langsung berkoordinasi dengan Polres Blitar. Polres Blitar menghubungi tim Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Jatim. Kami langsung sterilisasi lokasi, sembari menunggu evakuasi,” tegasnya.

Mortir diketahui memiliki panjang 55 cm dan diameter 14 cm tersebut baru dievakuasi oleh Tim Jibom sekitar pukul 22.30 WIB. Mortir kemudian dibawa Tim Jibom ke Polda Jatim untuk dimusnakan bersama bahan peledak lain.

Penemuan mortar di area proyek JLS ini, merupakan pertama kalinya. Polisi meminta agar warga segera melapor jika menemukan benda-benda asing mencurigakan. Sehingga dapat diidentifikasi dan dievakuasi polisi. (jar/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#tambakrejo #penemuan bom aktif #bom mortir