Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Cerita Rahmad Surya Wiyandoyo Tampilkan Komik di Gus Jeng 2023, Terpikat Slice of Life dan Action, Bertekad Masuk ISI Yogyakarta

Aditya Yuda Setya Putra • Kamis, 11 Januari 2024 | 19:40 WIB

 

 

KREATIF: Rahmad Surya Wiyandoyo menunjukkan salah satu karya yang masih dalam proses pembuatan di komputer miliknya.
KREATIF: Rahmad Surya Wiyandoyo menunjukkan salah satu karya yang masih dalam proses pembuatan di komputer miliknya.

BLITAR - Bila biasanya anggota Gus Jeng Kabupaten Blitar banyak ditemui dengan latar pekerjaan sebagai modeling dan pembawa acara, ternyata hal beda dimiliki Rahmada Surya Wiyandoyo. Remaja yang kini duduk di tingkat XII di MAN 1 Blitar ini begitu tertarik dengan seni visual, utamanya komik.

Surya mengaku, ketertarikannya pada seni visual sudah ada sejak belia. Bahkan, hal ini juga diketahui oleh kedua orang tuanya. Lambat laun, dia mulai tekun mempelajari unsur-unsur dalam seni komik.

“Saya mengulik dunia menggambar hingga akhirnya konsentrasi pada ilustrasi. Kemudian, saya banyak mencari lomba dari kampus dan perusahaan. Pernah ikut kompetisi komik yang diselenggarakan oleh CNN,” ujarnya.

Surya masih duduk di kelas VIII saat mengikuti kompetisi itu. Ada banyak peserta yang jadi kompetitornya. Itu karena lomba ini bertingkat nasional. Surya menjadi salah satu peserta termuda di ajang itu.

Namun, karena semangat mencari pengalaman, dia fokus pada perlombaan yang diikuti. Hasilnya, dia tidak berhasil meraih juara dalam kompetisi tersebut. Meski begitu, Surya diundang untuk dapat berbagi ilmu secara daring dengan CNN. Menurutnya, undangan itu diterimanya karena menjadi salah satu peserta termuda dengan karya yang mampu menarik perhatian juri.

Selain itu, Surya mengikuti beberapa lomba desain yang diselenggarakan sekolah. Salah satunya, dia mendapatkan juara 1 dalam lomba desain pada Dies Natalis MAN 1 Blitar Ke– 54. Dia cukup bersyukur dengan prestasi yang diraihnya.

“Untuk komik memang sudah lama saya tekuni. Namun lebih dulu menekuni desain grafis sejak SMP kelas 2. Lalu, pada kelas 3 SMP baru mengulik ilustrasi dan membuat poster. Dari situ, saya merasa ada yang bisa dikembangkan hingga belajar buat komik,” tuturnya.

Selain menggambar, dia juga tertarik membuat cerita. Hal itu membuatnya lebih mendalami seni komik. Dia sempat mencoba untuk menulis, tapi kegiatan ini kurang menarik minatnya. “Itu membuat saya kembali beralih untuk memperdalam ilmu di seni komik hingga sekarang,” akunya.

Finalis Gus Jeng 2023 ini juga mengunggah beberapa karya komik split di akun Instagram pribadinya. Bahkan, dia memiliki akun khusus untuk menampilkan karya-karya komik yang dibuatnya. Ada sekitar lima karya yang sudah dibuat dan diunggah di media sosial.

Baca Juga: Cita Rasa Opak Gambir yang Gurih dan Manis, Ternyata Begini Cara Buatnya...

Komik yang dibuat oleh Surya memiliki dua genre. Yakni, slice of life yang banyak mengambil referensi dari Webtoon dengan cerita kehidupan, dan beberapa diambil dari pengalamannya sendiri. Kemudian untuk komik action, dia banyak mengambil referensi dari manga Jepang seperti Naruto dan Vinland Saga.

“Saya juga menampilkan hasil desain grafis ketika pemilihan Gus Jeng. Saya membawa desain produk kopi dan cukup menambah nilai waktu itu. Sehingga saya merasa keterampilan ini bisa berguna di Gus Jeng dengan mendesain kegiatan yang diunggah di Instagram,” terangnya.

Surya masih fokus untuk menyelesaikan kegiatan akademiknya di MAN 1 Blitar. Sebab, saat ini dia sedang menempuh semester terakhir. Berbekal kemampuan dan ketertarikan pada dunia seni visual, dia bertekad untuk melanjutkan pendidikannya di salah satu kampus unggulan. “Saya ada rencana belajar di jurusan desain komunikasi visual (DKV) di Institut Seni Indonesia (ISI) di Jogjakarta,” tandasnya. (*/c1/dit)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Gus Jeng Kabupaten Blitar #seni visual