BLITAR - Warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, heboh dengan penemuan bayi perempuan di pelataran rumah milik warga setempat, dini hari kemarin (19/1). Bayi berjenis kelamin perempuan itu diduga kuat dibuang oleh orang tuanya sendiri.
Polisi telah mengamankan terduga pembuang bayi tersebut. Informasi dari kepolisian menyebut, pembuang bayi merupakan warga setempat. “Ya, rumahnya dekat TKP (tempat kejadian perkara) penemuan,” jelas Plt Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Sjamsul Anwar dalam keterangan tertulis, kemarin (19/1).
Bayi tersebut ditemukan tanpa busana dan pucat. Penemu bayi adalah Siti Qomariah, warga setempat. Semula, dia mendengar tangisan seorang bayi tak jauh dari rumahnya. Dia pun mencari sumber suara itu. Setelah mengecek di depan rumah, Siti terkejut lantaran bayi itu tergeletak di pekarangan depan rumahnya.
“Bayi yang ditemukan diduga baru saja dilahirkan. Kondisinya pun sudah pucat,” kata Sjamsul.
Qomariyah langsung melaporkan penemuan itu kepada sejumlah warga, kemudian melapor ke perangkat desa dan Polsek Srengat. Bayi tersebut dievakuasi ke Puskesmas Srengat untuk mendapat perawatan intensif. Usai ditemukan, kondisinya sempat menurun. “Alhamdulillah, kondisinya terus membaik dan sehat,” jelasnya.
Untuk mengungkap pembuang bayi tersebut, kepolisian berkoordinasi dengan puskesmas untuk mengecek perempuan hamil yang sudah dalam masa persalinan.
Baca Juga: Terkait Kasus Pembuangan Bayi di Ponggok, Polres Kota Blitar Periksa Lima Orang Saksi
Diberitakan sebelumnya, kasus pembuangan bayi juga terjadi di Dusun Ringin Branjang, Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, pada Minggu (31/12/2023) lalu. Bayi berjenis kelamin peremuan itu diduga baru dilahirkan lantaran tali pusar belum terpotong. Kemudian, bayi tersebut diserahkan ke Dinsos Jatim untuk menjadi anak negara. Namun, polisi belum berhasil menemukan pembuang bayi. (luk/c1/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila