Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Faiz Balya Muhamadi, Sosok Kepala Sekolah di MA Ma’arif Bakung yang Dikenal Humble dan Ceria

Didin Cahya Firmansyah • Selasa, 23 Januari 2024 | 18:25 WIB

 

FAIZ BALYA MUHAMADI(Kepala MA Ma’arif Bakung)
FAIZ BALYA MUHAMADI(Kepala MA Ma’arif Bakung)

BLITAR - H Faiz Balya Muhamadi, SE merupakan nama yang tidak asing lagi di kalangan siswa, guru, dan alumni MA Ma’arif Bakung. Sebab, kiprahnya lama di dunia pendidikan di Blitar Raya.

Faiz, sapaan akrabnya, lahir dan besar di Kabupaten Blitar. Dia mengawali pendidikan dasar di SDN 1 Kamulan Talun. Sembari melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Gandusari Blitar, beliau juga menempuh pendidikan di Ponpes APIS Gondang, Gandusari, Kabupaten Blitar dan menyelesaikan pendidikan jenjang menengah atas di MA Ma’arif Udanawu.

Kemudian menyelesaikan kuliah di Jogjakarta dengan jurusan ekonomi dan melanjutkan karirnya di MA Ma’arif Bakung. “Masuk di madrasah itu sekitar tahun 2014. Itu masuk ngajar dulu sebagai guru,” ujarnya.

Tak butuh waktu lama, kinerja cukup cekatan dan disiplin tinggi, membuatnya dipercaya mengelola dan memimpin sekolah tersebut. ”Dua tahun mengajar di sini, kemudian 2016 saya diamanahi untuk mengelola madrasah” jelasnya.

Sejak diberi amanah menjadi Kepala MA Ma’arif Bakung, Faiz terus berkomitmen memajukan sekolah termasuk mewujudkan lulusan unggul. “Tetap bisa menjawab semua tantangan dan kebutuhan pendidikan, dengan berdasar pada visi dan misi madrasah. Di mana bisa mencetak generasi unggul, memiliki perilaku religius, memiliki pemikiran saintis, dan memiliki skill,” jelasnya.

Sebagai nahkoda MA Ma’arif Bakung, dia dituntut harus tegas dan berwibawa. Namun sikapnya humble dan ceria, membuat sekat antara atasan dan bawahan nyaris tak terlihat. Dia tetap dihormati, tapi juga mengayomi dan berbaur. Sehingga suasana sekolah menjadi menyenangkan dan kompak.

“Kita itu punya semboyan bahwa super tim lebih hebat dari superman. Saya tanpa mereka tentu juga tidak bisa mewujudkan program-program sekolah dengan baik. Ini kan juga memiliki arti bahwa kita itu harus berbaur dan berkolaborasi, agar melahirkan energi luar biasa dalam mencapai hasil akhir yang dicita-citakan,” pungkasnya. (meg/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#profil #blitar #humble #kepala sekolah