BLITAR – Hujan deras di Bumi Penataran pada Rabu,(24/1) memakan korban. Veon Wijaya Endrianto umur 2 tahun 8 bulan, warga Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro terbawa arus sungai kecil yang ada di depan rumahnya. Dia ditemukan meninggal dunia oleh peternak lele 300 meter dari rumahnya.
Kapolsek Selopuro AKP Liestyo Nugroho mengatakan, korban bernama Veon Wijaya Endrianto berumur 32 bulan. Awalnya, korban sedang tidur bersama neneknya di kamar. Tidak lama kemudian, balita tersebut pulang dan bermain dengan ibunya dan kakaknya di ruang tamu.
“Saat bermain sang ibu meninggalkan kedua anaknya di dapur. Sehingga korban bermain dengan kakaknya, hujan-hujanan di depan rumahnya.
Kebetulan ada sungai kecil atau parit di depan rumah yang airnya sedang meluap karena hujan deras. Dimungkinkan korban terpeleset,” ujar Liestyo.
Dia melanjutkan, kakak korban yang berumur 4 tahun itu lantas memberitahu ibunya jika adiknya hanyut di parit yang kedalamannya mencapai hampir 1 meter ini.
Sang ibu tampak kaget karena kondisi pintu depan rumahnya dalam kondisi terbuka dan langsung mencari buah hatinya. Ibu korban mencari di sekeliling rumah, namun hasilnya nihil.
Tetangga sekitar ikut membantu ibu korban untuk mencari anaknya dengan mengikuti arus parit tersebut. Korban akhirnya ditemukan oleh peternak lele yang jaraknya 300 meter dari rumah korban dan berusaha untuk mengevakuasi.
“Korban ditemukan oleh dua peternak lele yang sedang panen pada pukul 15.30 WIB. Peternak itu langsung mengevakuasi dan menyerahkan korban kepada keluarganya. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan wajahnya membiru,” ungkapnya.
Peternak yang menemukan korban lantas mengantar pulang ke rumah korban. Petugas medis setempat sempat melakukan visum. Namun tidak ditemukan adanya luka-luka. Hanya didapati wajah korban membiru dan tampak pucat.
Korban langsung disemayamkan satu jam setelah ditemukan di parit. “Saksi yang menemukan, melihat korban dalam kondisi tengkurap ketika hanyut. Sehingga korban dimungkinkan kuat terpeleset saat bermain,” pungkasnya. (jar/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila