BLITAR-Pembangunan jalur lintas selatan (JLS) Kabupaten Blitar sangat berpengaruh pada pertumbuhan pariwisata. Walaupun memakan waktu, ke depannya pembangunan wisata juga akan diarahkan ke Blitar Utara agar dapat meningkatkan wisata di Bumi Penataran.
Alasan Pemkab Blitar juga mengangkat kawasan utara sebagai objek wisata baru. Pasalnya, di kawasan Blitar ada berbagai view tidak bisa tergantikan. Yakni, pesisir selatan dengan view pantai dan lereng gunung di utara dengan view pemandangan alam yang masih hijau.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Periwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, Arkham Maulana, menjelaskan bahwa sedang menyusun rencana pembangunan di Blitar Utara.
“Sebenarnya untuk Blitar Selatan itu masih pengawasan. Kami belum memfokuskan diri ke sana, mungkin tahun depan. Sekarang ini kami mengkaji rencana induk destinasi pariwisata kabupaten (RIDPK) untuk lereng gunung di Blitar Selatan,” ungkapnya.
Nantinya akan ada beberapa wilayah yang menjadi lokasi wisata. Wilayah tersebut terdiri dari Udanawu, Ponggok, Nglegok, Garum, Gandusari, Wlingi, Doko, dan Selorejo. “Kalau tidak salah itu, ada tujuh atau delapan lokasi,” ujarnya.
Dalam praktiknya, kegiatan ini berupa memetakan atau mengkaji potensi apa saja di Blitar Utara. Pasalnya, kegiatan RIDKP merupakan kajian awal guna mengetahui potensi pengembangan bisa dilaksanakan.
“Nanti pasti akan beda dengan apa yang ada di Blitar Selatan. Kebutuhannya juga beda,” tandasnya.
Sebelumnya, RIDPK di pansela baru muncul di akhir tahun kemarin. Bahkan dari hasil tersebut ditemukan beberapa titik kekurangan fasilitas.
Dari hasil itu, diketahui bahwa di pansela butuh rest area, pengembangan atau peningkatan SDM untuk live guide, fasilitas keselamatan, mitigasi bencana, dan kelembagaan. “Itu kalau di pansela. Nanti di pesisir gunung juga berbeda,” ungkapnya.
Meski begitu, kedua wilayah ini memiliki perbedaan fasilitas. Wilayah di Blitar Selatan terbilang mudah karena akses sudah mulai mendukung, sedangkan di utara akan lebih sulit karena belum tertata fasilitas yang ada.
Dia berharap ke depannya wisata yang ada di pansela terus berkembang. Termasuk penambahan jumlah pantai di kawasan pesisir selatan.
“Itu memungkinkan. Soalnya sekarang ini ada proyek ke barat, dari Tambakrejo ke Pasur,” jelasnya. (mg2/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila