Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tujuh Atlet Takraw Perwakilan Kabupaten Blitar Digaet Provinsi, Untuk Puslatda Jelang PON XXI 2025

Aditya Yuda Setya Putra • Kamis, 1 Februari 2024 | 18:04 WIB
ADU TEKNIK: Atlet PSTI Kabupaten Blitar berlatih di salah satu lapangan yang berada di Kecamatan Ponggok.
ADU TEKNIK: Atlet PSTI Kabupaten Blitar berlatih di salah satu lapangan yang berada di Kecamatan Ponggok.

 

BLITAR-Meraih hasil mentereng di seri Porprov VIII Jatim tahun lalu, tujuh atlet Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Kabupaten Blitar.

Ditarik mengikuti puslatda Jatim jelang PON XXI Aceh-Sumut tahun ini. Itu membuat persiapan di internal induk cabor jelang porprov terkendala.

Pelatih PSTI Kabupaten Blitar Ari Susana mengaku, total ada sebanyak 15 atlet diberangkatkan di seri porprov tahun lalu. Rinciannya, sembilan atlet putra dan enam atlet putri.

Bertanding di empat nomor berbeda, wakil Bumi Penataran meraih tujuh medali emas dan satu medali perunggu. Hasil itu membuat PSTI Provinsi Jatim kepincut untuk merekrut tujuh atlet Kabupaten Blitar.

“Terdiri dari empat atlet putri dan tiga putra. Mereka sudah berangkat ke Surabaya dan kini sedang menjalani puslatda,” jelasnya.

 Baca Juga: Percasi Kota Blitar Tambah Porsi Latihan Malam Jelang Kejurprov, Tetap Perhatikan Kondisi Atlet

Itu berarti, PSTI kabupaten tidak akan diperkuat atlet-atlet terbaiknya di porprov mendatang. Sebagai tindak lanjut, jajaran pengurus berencana menggelar penjaringan atlet di bulan depan.

“Yang dipanggil untuk puslatda memang atlet terbaik yang kami miliki. Sehingga, atlet yang tersisa belum cukup secara jumlah dan kualitasnya perlu ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Perempuan berjilbab ini menambahkan, proses seleksi bakal dilangsungkan di Desa Togogan, Kecamatan Srengat.

Tepatnya, di gedung serbaguna 3G. Dia memastikan proses ini terbuka bagi umum. Adapun salah satu poin yang dipersyaratkan adalah batas usia.

“Sekalian saja cari atlet sebanyak mungkin. Yang diambil di rentang usia SD sampai SMP. Kalau kami bina atlet sejak usia belia, maka proyeksinya bisa panjang hingga beberapa tahun ke depan,” ucapnya.

Untuk diketahui, PSTI kabupaten meraih gelar juara umum di dua seri porprov terakhir. Yakni, pada 2021 dan 2023.

Raihan itu membuat pengurus induk cabor di tingkat provinsi menarik tujuh atlet dari Kabupaten Blitar untuk dipersiapkan jelang PON tahun depan.

“Nanti akan dibahas lagi teknis penjaringan setelah muscab pergantian pengurus di awal Februari,” katanya. (dit/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#kabupaten blitaer #blitar #pon #porprov #atlet takraw