Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

MasyaAllah, Gus Iqdam Ternyata Tak Pasang Tarif Demi Penuhi Pesan Ayahnya

Jihan Wahida Rahma Salsabila • Jumat, 2 Februari 2024 | 00:00 WIB
Gus iqdam saat isi pengajian rutinan
Gus iqdam saat isi pengajian rutinan

BLITAR- Gus Iqdam merupakan dai muda yang tiap isi kajian keagamaan selalu dipenuhi oleh para jamaah, bahkan via live streaming pun tak sedikit yang menonton.

Bahkan ada beberapa jamaah yang rela datang lebih awal dari jam kajian agar bisa mendapatkan tempat lebih depan. Tentu saja agar bisa melihat dari dekat sosok gus yang menjadi idolanya.

Sering mendapat undangan hingga sampai luar negeri, tentunya banyak juga yang bertanya-tanya dan penasaran perihal tarif atau biaya mengundang Gus Iqdam ini.

Pada suatu kesempatan mengisi kajian, Gus Iqdam pernah mengungkapkan perihal tarif mengundang dirinya. Beliau menjaga betul pesan ayahnya untuk senantiasa ikhlas berdakwah. 

Sehingga kaitannya dengan undangan ceramahnya Gus Iqdam tidak berani menentukan tarifnya. Sebab pesan ayahnya dan ikhlas hanya mengharapkan ridlo Allah SWT. 

“Saya tidak narif, pesannya Abah saya begitu,” tuturnya.

Dikesempatan lain saat mengisi pengajian santunan anak yatim piatu di Ponggok, Gus Iqdam juga jelaskan lagi perihal pasang tarif.

Serta menyangkal omongan orang-orang bahwa ia hanya datang saat diundang di acara besar.

"Terus ngaji seperti ini, coba tanya aja panitia manapun. Apa ada kata Gus Iqdam pasang tarif itu, trus Gus Iqdam pasti kalau acaranya kecil nggak mau datang.

Lihatlah acara yang saya datangi ini apakah besar. Nggak sebesar itu tapi saya tetap datang kok," ucapnya.

Faktanya, patokan kemauan Gus Iqdam untuk hadiri undangan pengajian itu adalah tergantung kesehatannya, dan bukan banyaknya tarif yang diberikan. Lalu adab dan sikap panita yang sowan izin mengundang dirinya.

"Saya itu patokan bisa datang apa tidak itu pertama, tergantung badan saya sehat apa enggak.

Kedua, panitia yang sowan itu baik apa enggak. Kalau panitianya menyebalkan trus dikasih uang sekoper, saya pasti nggak datang," ujarnya.

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#gus iqdam #Kabupaten Blitar #blitar #ST nyell #sabilu taubah