BLITAR - Proses setting packing logistik pemilu 2024 sudah rampung. Tahap selanjutnya yakni menunggu distribusi logistik ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).
Seperti diketahui, jumlah TPS di Kota Blitar sebanyak 437 yang tersebar di 21 kelurahan. Sementara jumlah tenaga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 3.059 orang.
Setting packing tersebut maju dari jadwal yang ditentukan sebelumnya, yakni 4 Februari, berdasarkan intruksi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat fan SDM, Rangga Bisma Aditya mengatakan masing-masing kecamatan di Kota Blitar sudah menyelesaikan setting packing logistik.
Adapun setting packing dilakukan oleh panitia pemungutan suara (PPS) setiap kelurahan dengan pengawasan dari petugas pemilu kecamatan (PPK).
“Setting packing sudah selesai di tiga kecamatan sejak Rabu (31/1),” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, kemarin (5/1).
Pelaksanaan setting packing dilakukan secara bergantian. Dimulai dari Kecamatan Kepanjenkidul pada Sabtu (27/1).
Selanjutnya, Kecamatan Sananwetan poada Senin (30/1), dan terakhir Kecamatan Sukorejo, Rabu (31/1).
KPU memastikan secara keseluruhan kesiapan logistik sudah 95 persen. Sementara untuk 5 persen sisanya menunggu logistik yang belum lengkap.
Salah satunya beberapa jenis formulir C pemberitahuan, salinan daftar pemilih tetap (DPT).
“Kami sudah koordinasi dengan penyedia terkait sejumlah logistik yang kurang. Semoga segera dikirim sehingga segera kami siapkan,” imbuhnya.
Rangga mengaku proses setting packing maju dari rencana. Sebelumnya, KPU Kota Blitar merencanakan setting packing dilakukan pada 4 Februari kemarin.
Namun, berdasarkan instruksi dari KPU RI harus selesai pada 31 Januari.
“Untuk distribusi akan dilakukan tanggal 13 Februari atau H-1 pelaksanaan pemungutan suara.
Ini demi menjaga keamanan logistik,” tandasnya. (ink/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila