BLITAR - Pencoblosan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal menghitung hari. Sederet persiapan matang pun dilakukan, seperti yang tampak di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Minggu (11/2) sore.
Para kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) bersama warga sekitar bahu-membahu membuat tempat pemungutan suara (TPS).
Suasana yang sarat nilai gotong-royong ini begitu kentara di TPS 09. Warga sigap membersihkan rumah yang dijadikan TPS serta menata meja dan kursi.
Dalam sekejap, TPS yang bertempat di rumah jaman dulu (jadul) bergaya Joglo ini siap menjadi bagian dari perhelatan pesta demokrasi.
Lurah Klampok, Kecamatan Sananwetan, Mohammad Caesar Alfonso mengatakan, warga dan KPPS begitu antusias menyambut Pemilu 2024.
Buktinya, pembuatan TPS dilakukan secara kompak dan kondusif. “Di Kelurahan Klampok ada 14 TPS, kami monitoring pembuatan TPS ini untuk kegiatan pemilu nanti, semoga bergulir lancar,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar.
Salah satu dari belasan TPS yang unik di Kelurahan Klampok, terdapat di TPS 09. Lokasi TPS ini bertempat di rumah adat masyarakat Jawa Timur, yakni Joglo. Pemandangan klasik nan orisinal pun tampak pada sisi luar dan dalam hunian.
Selain menawarkan nuansa berbeda khas tempo dulu, TPS 09 di Kelurahan Klampok juga diharapkan menjadi magnet bagi daftar pemilih tetap (DPT) agar memaksimalkan hak pilihnya. Sehingga, kontribusi masyarakat dalam kontestasi Pemilu 2024 kian nyata.
“Tentunya ini TPS cukup unik dari konsepnya. Dengan gotong-royong warga, saya terimakasih untuk turut menyukseskan agenda besar bangsa ini,” sambung pria ramah ini.
Pihaknya berharap rangkaian persiapan KPPS, PPS, dan warga semakin optimal. Sehingga, tahap pemungutan suara yang dilaksanakan pada Rabu (14/2) mendatang berlangsung mulus.
“Dengan adanya pemilu ini semoga memperkuat keutuhan bangsa, memperkokoh rasa persatuan, dan kegotong-royongan, ditunjukkan dengan adanya pembuatan TPS di wilayah kami,” tandasnya. (luk/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila