BLITAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar forum konsultasi publik untuk rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blitar Tahun 2025. Acara yang diprakarsai badan perencanaan dan pembangunan daerah penelitian dan pengembangan (bappedalitbang) tersebut diselenggarakan di Aula Candi Penataran Kantor Bupati Blitar, Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kanigoro, Selasa (13/2).
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD). Pemerintah desa (pemdes) hingga organisasi masyarakat juga diundang oleh Bupati untuk memberikan sumbangsih pemikiran dalam perencanaan pembangunan daerah oleh Pemkab Blitar.
Bupati Rini Syarifah mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan daerah. Konsultasi publik menjadi sarana masyarakat untuk menyampaikan gagasan pembangunan daerah. “Langkah ini tidak berhenti di sini, nanti tahapan berikutnya berupa musyawarah Pembangunan di tingkat kecamatan-kecamatan seluruh Kabupaten,” katanya usai membuka kegiatan tersebut di Pemkab Blitar.
Dia mengungkapkan, pemkab tidak bisa sendiri dalam melaksanakan pembangunan. Selain peran dari masyarakat, pembangunan daerah harus linier dengan rencana pembanguan pemerintah provinsi (pemprov) dan pemerintah pusat. “Melibatkan berbagai pengampu kepentingan itu untuk mengoptimalkan pembangunan di daerah,” katanya.
Dia menambahkan bahwa aspirasai masyarakat sangat penting. Forum konsultasi publik ini sekaligus wadah bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam proses pengambilan keputusan. Dengan begitu, rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah tahun 2025 lebih sempurna.
“Isu penanggulangan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, peningkatan SDM, penanganan stunting, ketahanan pangan, pemenuhan insfratruktur layanan dasar, penciptaan lapangan kerja, percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan daya saing keunggulan masih menjadi fokus pembangunan di tahun 2025,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, percepatan pembangunan pansela dan jalan sirip pansela juga menjadi agenda pembangunan di sektor infrastruktur.
Dia berharap dengan adanya simulasi dan sinergritas pembangunan, dapat meningkatkan potensi wilayah serta menjawab permasalah pembangunan.
“Saya berharap kegiatan ini bukan kegiatan rutinitas semata. Perencanaan berkualitas akan menjadi panduan kita mencapai tujuan pembangunan. Untuk mencapai itu perlunya data dan informasi yang valid dan mutakhir,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, Rully Wahyu Prasetyowanto mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk menyusun rencana kerja pemerintah daerah 2025.
“Acara ini untuk menerima berbagai saran, masukan, ide, dan gagasan dari masyarakat. Soalnya di forum ini sudah ada perwakilan dari berbagai perangkat baik daerah, desa, ataupun organisasi,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, ada banyak organisasi masyarakat yang hadir. Mulai dari, Muslimat, Fatayat hingga berbagai komponen seperti pegiat lingkungan dan lainnya. “Yang datang itu tidak hanya perangkat daerah. Ini merupakan kolaborasi perangkat daerah dan masyarakat. Baik melalui asosiasai maupun perkumpulan, yang jelas kelompok,” ucapnya. (mg2/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila