BLITAR - Dalam memperingati hari ulang tahun atau harlah Sabilu Taubah yang ke-5, berbagai bintang tamu telah diumumkan sejak jauh-jauh hari. Salah satunya ada artis papan atas asal Jawa Timur, Denny Caknan.
Denny Caknan jadi tamu istimewa di harlah Sabilu taubah ini, karena konsernya menjadi yang pertama disuguhkan pada Jumat malam (16/2), bersama bandnya DC production.
Usai penampilannya, Gus Iqdam beri pujian kepada musisi dari Jawa Timur itu. Menurutnya, Denny menjadi alasan para jamaah St tumplek blek ramaikan malam perayaan harlah Sabilu taubah yang ke-5.
"Mas Denny luar biasa sampai saya lihat ini tadi, ribuan jama'ah sabilu taubah hadir disini, nyanyinya kompak semua. Semoga mas Denny sukses terus,"ucapnya.
Seperti diketahui, ternyata Denny Caknan mengaku ikhlas tak dibayar saat tampil bersama bandnya DC production di acara harlah St di hari pertama.
Hal tersebut disampaikan oleh Gus Iqdam saat pengajian rutinan di markas pusat. Sebelum acara harlah, Gus Iqdam sempat menanyakan berapa biaya mengundang penyanyi asal Ngawi itu.
"Alhamdulillah ini saya baru saja telponan dengan mas Denny, mas Denny, la biayanya berapa? Ya Alloh gus, gus saya itu kalau sampai menerima uang dari kyai ya kebangeten," ucap Denny Caknan kepada Gus Iqdam.
Karena keikhlasan dan niat tulus menghibur para jamaah St, Gus Iqdam berikan doa dan ziadah Fatihah kepada anak dan istri Denny Caknan.
"Karna mas Denny sudah tulus menghibur jamaah Sabilu taubah, saya minta keikhlasan dan ketulusan panjenengan sekalian ziadah Fatihah, untuk putri dan istrinya mas Denny Caknan," ucap Gus Iqdam kepada jamaah St sebelum Denny menyanyikan lagu kedua.
Lalu Gus Iqdam melanjutkan, "Semoga mas Denny sehat panjang umur, putrinya menjadi putri yang Sholihah ahlil ilmu wa ahlil Khoir, sehat panjang umur barokah. Dan semoga keluarganya mas Denny sakinah mawadah warahmah," tutup Gus Iqdam.
Anak Denny Caknan sendiri, diketahui baru lahir berjenis kelamin perempuan pada Senin (5/2) lalu. Anak sulungnya bersama Bella Bonita ini prematur karena lahir lebih cepat dari waktunya.
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila