Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nelayan di Kabupaten Blitar Panen Ikan di Musim Penghujan, Dapatkan Ikan Segar Hingga 50 Ton

Mohammad Syafi'uddin • Senin, 19 Februari 2024 | 22:00 WIB
BERJUBEL: Puluhan perahu nelayan bersandari di Pelabuhan Perikanan Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto
BERJUBEL: Puluhan perahu nelayan bersandari di Pelabuhan Perikanan Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto

BLITAR - Hasil perikanan tangkap di wilayah pesisir selatan Kabupaten Blitar masih bagus. Sebulan terakhir, 50 ton ikan segar berhasil didaratkan nelayan. Itu jauh lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya. Padahal, hujan lebat disertai angin kerap melanda wilayah perairan.

Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Muda Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar, Nofik Hari Subagyo menjelaskan, anomali cuaca saat ini masih masuk kategori wajar bagi nelayan. Menurutnya, fenomena ini ada hubunganya dengan El Nino yang terjadi di musim kemarau tahun lalu.

“Untuk per hari ini di Kabupaten Blitar sebenarnya sudah mulai turun. Tetapi ini masih di atas rata-rata pada umumnya, soalnya di bulan Januari dan Februari itu biasanya sudah turun di tahun-tahun sebelumnya. Namun tahun ini pen dapatan nelayan masih tetap tinggi karena kemarau panjang,” jelasnya.

Dia mengungkapkan bahwa cuaca tidak terus-menerus hujan. Meski demikian, tak jarang cuaca cerah mendukung aktivitas para nelayan Blitar.

“Ya, cuaca terkadang panas, lalu hujan lagi, panas lagi. Itu yang menyebabkan hasil tangkap ikan masih banyak di tahun ini. Namun jika hujan terus, produksi ikan akan menurun banyak,” terangnya.

Dia mengungkapkan, pada Januri-Februari tahun sebelumnya, hasil tangkapan ikan nelayan paling banyak 30 ton. Namun, tahun ini hasil tangkapan ikan nelayan cukup fantastis. Jumlah totalnya bisa mencapai 50 ton sebulan.

Dari 50 ton tersebut, 70 persen hasil tangkap ikan bersumber dari Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto. Semnetara 30 persen lainnya diambil dari berbagai pantai yang tersebar di pesisir selatan wilayah kabupaten.

“Kami memperkirakan hasil tangkap ikan para nelayan akan tetap meningkat. Biasanya kalau seperti ini itu di bulan Maret, April, sudah mulai hujan lebat. Dan pendapatan ikan mulai menurun,” jelasnya.

Nofik memperkirakan, setelah melewati bulan-bulan tersebut, pendapatan ikan nelayan akan perlahan naik kembali pada Mei.

Kemudian, puncak musim ikan biasanya pada September, Oktober, dan November. “Setelah melalui bulan tersebut, biasanya pendapatan ikan nelayan akan turun. Namun ini tetap tergantung cuaca,” ujarnya. (mg2/c1/hai)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#nelayan #Kabupaten Blitar