BLITAR - Suasana malam Minggu atau Sabtu malam (17/2) di pelataran Monumen PETA Kota Blitar semakin meriah.
Drama kolosal perjuangan PETA (Pembela Tanah Air) Blitar kembali disuguhkan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, kolaborasi antara Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar.
Pentas drama kolosal ini kian semarak dengan hadirnya bintang tamu, Yu Cangik dan Mala Agatha Pementasan dengan lakon “Kobar Agni Bela Nagari” ini diikuti puluhan putra putri terbaik Kota Blitar sebagi pemerannya.
Wali Kota Santoso secara langsung membuka gelaran drama yang sarat pesan nasionalisme ini. Kegiatan ini juga dihadiri seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan disaksikan ratusan penonton.
Wali Kota Santoso mengatakan, drama kolosal yang memampangkan kisah patriotisme Sudanco Supriyadi melawan penjajah Jepang harus dimaknai oleh masyarakat. Tak terkecuali generasi muda.
Pertunjukan ini bertujuan menggelorakan kembali semangat perjuangan tentara PETA sebagai pelopor kemerdekaan. “Hakikatnya kami mengapresiasi dan memberi suri tauladan melalui kisah perjuangan pahlawan.
Kami tunjukkan kepada anak-anak bahwa di Kota Blitar, jauh sebelum kemerdekaan, bendera merah putih sudah lebih dulu dikibarkan di Monumen Potlot,” ujarnya, Sabtu (17/2).
Drama yang menggambarkan perlawanan pasukan PETA di bawah komando Sudanco Supriyadi ini, kata dia, selalu menjadi unggulan Pemkot Blitar.
Ini dalam rangka memperingati Hari Cinta Tanah Air dan Perjuangan Tentara PETA jatuh setiap 14 Februari. Meski tahun ini pementasan tersebut diundur lantaran berbarengan dengan Pemilu 2024, antusiasme penonton tak surut.
“Tanah ini memiliki tokoh pahlawan nasional, yang kental dengan jiwa semangat nasionalisme. Bung Karno menegaskan, Jas Merah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.
Jangan pernah lupakan perjuangan pahlawan,” imbuhnya. Orang nomor satu di lingkup Pemkot Blitar ini berpesan, semangat cinta tanah air menjadi cikal bakal memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Pihaknya berkomitmen terus mengimplementasikan visi-misi Pemkot Blitar, memajukan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui semangat pejuang pahlawan.
“Kami berharap pertunjukan ini menjadi karakter budaya yang kuat, mewujudkan makna Hari Cinta Tanah Air dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya. (luk/c1/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila