Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ekskavasi Lanjutan Candi Gedog Ditunda Oleh Pemkot Blitar, Terkendala Sewa Lahan Jadi Sebab

Mila Inka Dewi • Senin, 26 Februari 2024 | 00:12 WIB
Candi Gedong Blitar
Candi Gedong Blitar

BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menunda ekskavasi lanjutan Candi Gedog. Hal itu lantaran proses sewa lahan yang masih belum selesai. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Edy Wasono mengatakan bahwa sudah merencanakan ekskavasi lanjutan Candi Gedog dilakukan bulan ini. Namun, masih terkendala proses sewa lahan yang belum selesai. Dengan begitu, ekskavasi lanjutan harus ditunda. 

“Sebenarnya sudah direncanakan untuk bulan ini. Tapi proses sewa lahan warga masih belum selesai,” katanya kepada Koran ini. Menurut dia, lokasi ekskavasi candi gedong lanjutan ini melibatkan lahan persawahan milik warga di Blitar.

Sebab akan fokus ke arah barat sehingga disbudpar harus menyewa lahan tersebut selama proses ekskavasi. Namun, pihaknya memastikan proses ekskavasi tahun ini tetap berjalan.

Itu jika proses sewa lahan sudah selesai. Disbudpar sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 100 juta untuk kegiatan ekskavasi tersebut. 

“Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jatim. Setelah sewa lahan selesai, ekskavasi akan langsung dilaksanakan,” sambungnya.

Seperti diketahui, pada Juni 2023 lalu, disbudpar dan BPK Jatim melakukan ekskavasi tahap kelima untuk menguak potensi sejarah Candi Gedog.

Di hari terakhir, tim menemukan struktur bangunan yang diduga petirtaan. Struktur bangunan itu ditemukan tak jauh dari bangunan candi utama.

Selain petirtaan, juga ditemukan bangunan pagar yang ada di sisi utara pada tingkat kedua. Struktur bangunan diduga sebagai pendapa dan balai mini. 

Diduga, keberadaan candi Gedog memiliki keterkaitan dengan Situs Karangtengah yang diduga petilasan permukiman. (ink/c1/sub)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#candi gedog #blitar