Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perpani Kabupaten Blitar Terapkan Jadwal Latihan Anyar Jelang Ramadhan, Sebagian Besar Atlet Panahan Masih Pelajar

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 26 Februari 2024 | 21:15 WIB

 

HARUS AKURAT: Atlet panahan Kabupaten Blitar membidik sasaran dalam sesi latihan bersama di salah  satu klub di Tulungagung, Minggu (18/2) lalu.
HARUS AKURAT: Atlet panahan Kabupaten Blitar membidik sasaran dalam sesi latihan bersama di salah satu klub di Tulungagung, Minggu (18/2) lalu.

BLITAR - Makin padatnya jadwal belajar di lembaga sekolah membuat jajaran pengurus Perpani Kabupaten Blitar menggeser jadwal latihan. Para pelatih juga mulai merancang jadwal anyar jelang bulan Ramadan. Hal ini dilakukan agar intensitas latihan para atlet panahan tetap padat dan rapat.

Pelatih Perpani Kabupaten Blitar Dinda Saroh Wardati mengatakan, sebagian besar atlet panahan Bumi Penataran merupakan pelajar sekolah. Hanya sebagian kecil di antaranya yang duduk di bangku perguruan tinggi. Sedangkan, jadwal belajar di sekolah dalam beberapa waktu terakhir terbilang padat. “Itu juga jadi kendala. Kalau latihan di hari aktif, banyak yang tidak bisa hadir,” katanya.

Atlet panahan Kabupaten Blitar dihadapkan dengan jadwal latihan sebanyak empat kali dalam sepekan. Yakni, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Pengurus mengaku tak kesulitan menghadirkan banyak atlet dalam sesi latihan di akhir pekan.

“Yang jadi soal itu saat latihan di Selasa dan Kamis, karena itu juga jam sekolah,” ujar perempuan 22 tahun ini.

Sebagai tindak lanjut, kata Dinda, para pelatih membuat kebijakan untuk membuat jadwal latihan di tengah pekan jadi lebih fleksibel.

Misalnya, dengan mengganti hari atau memangkas jam latihan. Dengan demikian, para atlet tetap bisa mengikuti sesi latihan selepas jam sekolah. “Atau bisa diganti pas weekend,” jelasnya.

Pola latihan selama bulan Ramadan juga jadi perhatian. Kini pelatih sudah membuat jadwal dengan memangkas waktu pelaksanaan latihan reguler.

Mengingat panahan merupakan olahraga yang harus dilakukan di luar ruangan, tentu kondisi kebugaran dan kesehatan para atlet saat menjalani ibadah puasa harus jadi perhatian utama.

Perempuan berkacamata ini mengungkapkan, pihaknya memilih untuk memangkas waktu latihan dengan meniadakan sesi panahan di pagi hari. Selain untuk menjaga kebugaran atlet, opsi ini dipilih menjaga mood alias kondisi psikis untuk menjalani latihan.

“Biasanya kalau weekend latihan mulai pukul 09.00 hingga 15.00. Selama Ramadan nanti jadwalnya berubah jadi pukul 13.00 hingga 17.00. Lalu, sekalian buka bersama di tempat latihan,” tandasnya. (dit/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #panahan #atlet