BLITAR - Kursi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar sementara ini lowong. Itu setelah ketua lama, Choirul Umam resmi dilantik dengan jabatan sebagai Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur (Jatim) pekan lalu.
Ya, Choirul Umam lolos seleksi sebagai komisioner KPU Jatim. Dia kini mengisi bagian divisi teknis. ”Betul mas. Sekarang kursi Ketua KPU Kota Blitar diisi sementara oleh Plt (pelaksana tugas, Red). Dan, saya ditunjuk sebagai Plt,” kata Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (26/2/2024).
Sebelumnya, jelas Rangga, KPU kota sudah menggelar rapat pleno membahas pengisian sementara kursi ketua. Hasil rapat memutuskan bahwa jabatan ketua KPU Kota Blitar untuk sementara dijabat oleh Plt.
”Kemudian pada Sabtu (24/2) lalu, kami diminta KPU provinsi untuk rapat lagi untuk menentukan ketua definitive. Dan, saya diamanahi untuk jadi ketua definitif,” terangnya.
Nah, hasil rapat tersebut telah disampaikan kepada KPU RI. Nantinya, keputusan ketua definitif KPU Kota Blitar menunggu rekomendasi dari KPU RI.
“Di samping itu, kami juga menunggu petunjuk dari KPU RI karena masa jabatan kami (komisioner, Red) tinggal 4 bulan. Apakah nanti ada PAW atau tidak, kami tunggu petunjuknya,” jelas pria berkacamata ini.
Sebagaimana diketahui, masa jabatan komisioner KPU Kota Blitar berakhir pada 13 Juni. Sesuai rencana, awal April akan dibuka lagi rekrutmen komisioner KPU tingkat Kota/Kabupaten. Terdapat 36 kota/kabupaten di Jatim yang bakal membuka rekrutmen komisioner periode berikutnya.
Kekosongan kursi ketua KPU tersebut, kata Rangga, tidak berdampak signifikan terhadap kinerja KPU Kota Blitar. Sebab, jabatan ketua sudah diisi pelaksana tugas.
Namun, secara tugas pokok dan fungsi menjadi dobel. ”Ya, tugas saya jadi dobel karena ketua KPU itu menangani divisi keuangan dan logistik. Sementara divisi sosdiklih dan parmas tetap saya handle,” tandasnya. (sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila