BLITAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar berupaya mendukung berbagai program yang telah disusun Pemkot Blitar. Terutama program-program yang berdampak positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kendati begitu, fungsi DPRD sebagai lembaga pengawasan tetap prioritas. Jangan sampai program-program yang dijalankan justru merugikan masyarakat. Maka itu, DPRD dan pemkot terus berkoordinasi dalam menyusun program dan merancang anggaran.
”Kami di legislatif sudah support penuh sejumlah program pemkot, terutama yang menyangkut visi dan misinya yakni Blitar Keren,” kata Ketua DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim, Rabu (28/2/2024).
Syahrul mengatakan, program Blitar Keren yang menjadi unggulan adalah RT Keren. RT Keren merupakan program pemberian dana kepada RT untuk pembangunan fisik maupun nonfisik.
”Lebih dari Rp 30 miliar anggaran sudah kami keluarkan. Ini program yang memang menyasar masyarakat dan dampaknya telah dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Meski begitu, evaluasi terhadap program RT Keren terus dilakukan setiap tahunnya. Evaluasi dilakukan agar bisa mengetahui mana hal-hal yang perlu dibenahi dan mana yang sudah baik serta perlu ditingkatkan.
”Dengan evaluasi itu diharapkan pelaksanaan program RT Keren bisa berjalan maksimal,” ujar politikus PDIP ini.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaedi mengatakan, secara umum program-program Pemkot Blitar sudah berjalan dengan baik. Namun memang ada beberapa yang perlu ditingkatkan.
”Kami terus dorong pemkot serta OPD terkait untuk terus evaluasi pekerjaan. Mana sekiranya ada hal yang perlu ditingkatkan, ya ditingkatkan,” katanya.
Kemudian, kekompakan antara pemkot dan lintas OPD juga harus ditingkatkan. Komunikasi antar kepala daerah, sekretaris daerah (sekda), dan OPD harus terjalin kuat. Dengan adanya kekompakan, perencanaan program dan penentuan kebijakan berjalan baik dan beriringan. ”Intinya satu komando,” tegas politikus PPP ini.
Wakil Ketua Ely Idayah Vitnawati menambahkan bahwa sejumlah program infrastruktur yang sudah direncanakan tahun ini dituntaskan.
Terutama program prioritas yang sudah terencana. ”Selain itu, serapan anggaran juga dioptimalkan. Tiap OPD harus memaksimalkan anggaran dan mengoptimalkan pendapatan daerah,” tandasnya. (sub/c1)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila