BLITAR - Para generasi muda finalis pemilihan duta wisata di Blitar saling menunjukkan komitmennya demi eksistensi sektor pariwisata di Bumi Bung Karno. Mereka beradu gagasan di malam grand final pada Sabtu (2/3/2024).
Wali Kota Santoso mengapresiasi ajang yang rutin diselenggarakan tiap tahun tersebut. Ajang pemilihan duta wisata itu menjadi wadah keseriusan putra-putri terbaik daerah untuk memperkenalkan kekayaan pariwisata Kota Blitar.
"Bukan semata untuk formalitas atau rutinitas. Tetapi, bagaimana mereka mampu menjadi duta wisata berkelanjutan. Bukan hanya di kota, melainkan bisa melaju ke provinsi, bahkan jadi Putri Indonesia," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar usai menghadiri kegiatan tersebut.
Sebagai kota tempat dimakamkannya Sang Proklamator Kemerdekaan, lanjut dia, tentu pemuda harus memiliki jiwa nasionalisme. Melalui ajang ini, kangmas diajeng terpilih bisa meramu gagasan mempopulerkan serta menggali potensi pariwisata yang ada.
Malam grand final menampilkan 10 pasang kangmas diajeng. Dari situ, para dewan juri memilih tiga pasang untuk berebut gelar Duta Wisata Kangmas Diajeng Kota Blitar 2024. Tiga peserta terbaik (best of the best) diharapkan mampu mengemban tugas semaksimal mungkin.
”Kalau dilihat dari kemampuan, ketampanan, kecerdasan berpikir secara lahiriah batiniah dan performance yang disingkat 3B (brain, beauty, behavior), saya tambah komitmennya," imbuhnya.
Terpisah, Kepala Disbudpar Kota Blitar Edy Wasono mengungkapkan, gelaran pemilihan duta wisata kangmas diajeng tahun ini mengusung tema "Trisakti Hanggayuh Mukti". Semangat nasionalisme dari ajaran Trisakti Bung Karno harus digelorakan.
"Mudah-mudahan mereka menjadi agen perubahan dan penggerak kemajuan Kota Blitar. Utamanya sebagai tourism ambassador dengan semangat Trisakti Bung Karno," paparnya.
Sekadar diketahui, rangkaian seleksi duta pariwisata bergulir selama dua bulan. Peserta di babak penyisihan mencapai 101 orang. Peserta merupakan perwakilan dari SLTA sederajat, mahasiswa, atau perwakilan kelurahan.
Jumlah tersebut menyusut menjadi 10 pasang peserta seiring rangkaian tahapan seleksi yang dilakukan panitia dan juri. Mulai dari babak penyisihan, semifinal, prakarantina, karantina, sampai grand final.
Lewat adu gagasan dan penampilan memukau, dewan juri menetapkan pemegang gelar Kangmas Diajeng Kota 2024 jatuh kepada Darrel Imanuel Purnomo dan Lidiya Putri Nabilah.
"Pesan kami kepada pemuda-pemudi terbaik ini, terus gelorakan pariwisata sehingga Kota Blitar makin dikenal dengan kearifannya, makin dikenal turis, dan mendunia," tandasnya. (luk/c1/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila