Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nadia, Bocah di Blitar Hanyut Akhirnya Ditemukan di Bendungan Wlingi Raya, Hal Ini yang Mempersulit Proses Pencarian

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 5 Maret 2024 | 23:10 WIB

 

SELESAI: Tim gabugan berhasil menemukan jenazah Nadia  Rumadina 12 km dari titik awal menghilang.
SELESAI: Tim gabugan berhasil menemukan jenazah Nadia Rumadina 12 km dari titik awal menghilang.

BLITAR - Nadia Rumadina 2,5, warga Desa Jugo Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar yang hanyut di Sungai Mbambang pada 28 Februari lalu, ditemukan meninggal dunia Senin (4/3/2024). Jenazah bocah perempuan itu mengapung di Bendungan Wlingi Raya. Tanaman eceng gondok dan cuaca menjadi kendala dalam proses pencarian.

Dantim Pos SAR Trenggalek Imam Nahrawi mengatakan bahwa warga Desa Jugo, Kecamatan Kesamben ditemukan di Bendungan Wlingi Raya pada pukul 11.00 WIB. Dalam proses evakuasi, tim  membutuh alat berat untuk menyingkap tumbuhan enceng gondok.

“Untuk hari ini (red, kemarin) fokus pencarian dilakukan di Bendungan Wlingi Raya. Namun ada sebagian tim yang menyusuri Sungai Mbambang di Kecamatan Kesamben. Jika diukur, korban ditemukan 12 kilo meter dari titik perkiraan korban hanyut,” ujar Imam.

Dia melanjutkan, kondisi tubuh Nadia membengkak dan lebam karena cukup lama berada di air. Syukurnya jenazah bocah tersebut masih dapat dikenal oleh petugas. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah tersebut dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan visum luar dan proses identifikasi dari polisi dan keluarga.

Imam menyebutkan, selama proses pencarian mengalami kendala adanya eceng gondok yang ada di sungai. Bahkan, hal ini membuat petugas kesulitan menepi karena mesin perahu motor milik Basarnas tidak bisa melewati eceng gondok.

“Kami juga terkendala cuaca hujan karena hampir setiap sore terjadi hujan di Kabupaten Blitar. Syukurnya dapat ditemukan, meskipun dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kesamben AKP Suhartono mengatakan korban ditemukan mengapung dalam posisi tengkurap.  Jenazah ditemukan masih memakai kaos singlet warna putih dan celana pendek putih. Selain itu, juga tidak ditemukan bekas kekerasan baik benda tumpul  maupun benda tajam.

“Pihak keluarga telah memastikan korban adalah Nadia Rumadina yang pada Rabu 28 Februari hilang atau hanyut di Sungai Mbambang Desa jugo Kecamatan Kesamben,” tuturnya.

Untuk diketahui, Nadi Rumadina dilaporkan terseret aliran sungai Sungai Mbambang saat bermain bersama kakaknya Muhammad Diaudin, 4,5 tahun. Korban dilaporkan menghilang Rabu 28 Februari sekitar pukul 14.00 WIB. Korban dan kakaknya memiliki kebiasaan sering keluar rumah berdua.

Namun saat kejadian, orang tua korban sedang tidak mengawasi dan berkegiatan di rumah. Kejadian ini diketahui usai salah satu warga setempat yang rumahnya dekat sungai. Saat itu, Diaudin mengaku melihat adiknya berenang di sungai Mbambang lalu menghilang. (jar/hai)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#hanyut di sungai #blitar