Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

2 Ekor Sapi Milik Warga Penataran Kabupaten Blitar Terjangkit PMK, Ini Penyebabnya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 6 Maret 2024 | 16:34 WIB
DETEKSI DINI: Personel Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar memeriksa sapi di Pasar Hewan Srengat.
DETEKSI DINI: Personel Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar memeriksa sapi di Pasar Hewan Srengat.

KABUPATEN BLITAR – Dua ekor sapi milik warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Kasus yang ditemukan pada Februari ini diduga karena cuaca lembap dan memicu penyakit. Selain itu, sapi tersebut  belum pernah divaksin.

Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Blitar, Nanang Miftahuddin, mengatakan bahwa sampai saat ini ada dua ekor sapi yang terjangkit PMK. Ternak tersebut milik warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, dan kini sudah mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan hewan.

“Kasus sapi terjangkit PMK kembali ditemukan karena kondisi cuaca hujan dalam beberapa bulan terakhir. Sehingga kondisi wilayah cenderung lembap dan menimbulkan penyakit, termasuk PMK,” katanya.

Dia melanjutkan, dua ekor sapi potong yang positif PMK itu mengalami beberapa gejala klinis. Di antaranya, suhu tubuh lebih dari 39 derajat dan hilang nafsu makan. Selain itu, terdapat luka yang melepuh pada area mulut dan kaki serta hipersalivasi atau mengeluarkan air liur terus-menerus dan berbusa.

Parahnya, dua ekor ternak sapi tersebut belum pernah divaksin. Itu karena pemilik menolak vaksin. Kemudian, satu sapi lainnya merupakan ternak yang baru saja dibeli. Saat ini masih ditelusuri asal ternak tersebut.

“Dua ekor sapi itu sudah dilakukan penanganan karena laporannya cepat, sehingga bisa langsung dilakukan penyembuhan. Untuk saat ini, PMK relatif terkendali dengan program vaksinasi hewan ternak. Bahkan Senin kemarin ada petugas kami yang melakukan vaksinasi di 10 titik,” ungkapnya.

PMKBaca Juga: Waspada Wabah PMK, Disnakkan Kabupaten Blitar Perketat Pengawasan dan Lalu lintas Hewan

Nanang menyebut, hewan ternak di Kabupaten Blitar yang telah mendapatkan vaksinasi PMK di 2024 ini telah mencapai sekitar 89 ribu ekor. Hewan yang dilakukan vaksin di antaranya sapi, kambing, domba, kerbau, dan babi.

Laki-laki berkacamata ini mengimbau agar para peternak maupun masyarakat yang memiliki hewan ternak berkaki empat segera melakukan vaksinasi PMK. Itu penting agar ternak terbebas dari PMK yang bisa saja tertular dari daerah endemik atau hewan lain. 

"Kami berharap semua ternak bisa tervaksin minimal dua kali. Hal Ini karena ternak yang belum divaksin justru sangat berisiko terjangkit PMK," pungkasnya. (jar/c1/hai)

Editor : Doni Setiawan
#blitar #pmk #sapi #ternak