BLITAR – Harga beberapa barang pokok di Kota Blitar mengalami kenaikan harga jelang Ramadan tahun ini. Termasuk ayam potong atau broiler biasanya Rp 28 ribu per kilogram (kg) kini Rp 38 ribu mendekati bulan suci umat Islam tersebut.
Kenaikan harga ayam potong diperkirakan akibat permintaan pasar yang tinggi dan harga dari peternak sudah tinggi.
Salah satu pedagang di Pasar Templek Kota Blitar, Sri Hartati menjelaskan kenaikan harga pada tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Lonjakan harga ayam pada tahun lalu mencapai Rp 32 ribu per kg, tahun ini mencapai Rp 38 ribu per kg.
“Tapi biasanya minggu pertama dan kedua saat puasa itu harga mengalami penurunan, lalu naik lagi sampai Idul Fitri,” tuturnya, Rabu (6/3/2024).
Perempuan 53 tahun itu menjelaskan, kenaikan harga ayam potong sudah satu minggu lebih. Lantaran permintaan tinggi, imbas adat Jawa jika menjelang Ramadan mengadakan kirim doa leluhur atau megengan.
Dia mengaku, jauh hari sebelum Ramadan biasanya bisa menjual lewat tatap muka atau online ada 10-15 ekor ayam dari pukul 06.00 sampai 16.00. Kini 20 hingga 25 ekor ayam. Diperkirakan puncak pemintaan ayam pada Kamis (14/30). “Meski harga naik selama satu minggu belakangan ini tidak menurunkan minat pembeli.,” ujarnya.
Selain ayam potong, harga telur saat ini mencapai harga Rp 31 ribu per kg. Pada hari biasa di kisaran harga Rp 26-27 ribu per kg.
“Kemungkinan penurunan harga awal-awal Ramadan nanti, terus merangkak naik hingga puncaknya di Idul Fitri. Sulit diprediksi, dari peternak juga matok harga. Kalau pakan mahal apa mau peternak ngasih harga murah, kalau nggak untung kan juga nggak mau. Naiknya juga bebarengan dengan ayam potong, pakannya kan sama,” ungkapnya. (mg1/din)
Editor : Doni Setiawan