Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ini Kata Mantan Wakil Bupati Blitar soal Pilkada 2024

Agus Muhaimin • Kamis, 7 Maret 2024 | 18:02 WIB

 

Ilustrasi: macung pilkada 2024
Ilustrasi: macung pilkada 2024

BLITAR – Nama mantan wakil bupati Rahmat Santoso kembali disebut-sebut jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Namun, politikus PAN ini tampak tidak begitu ambil pusing meskipun memiliki banyak relasi dan jaringan partai tingkat nasional.

“Memang benar kemarin itu saya ke DPP PKB,” kata Rahmat Santoso kepada koran ini, Rabu (6/3/2024).

Dia mengaku kedatangan tersebut hanya sebatas silaturahmi dengan para tokoh partai berlambang bola dunia tersebut. Maklum, selama ini dia memang kenal baik dengan para elite politik tanah air. Tidak hanya PAN, tapi juga PDIP dan PKB. “Kan biasa saja, saat di Jakarta terus mampir sekalian,” terangnya.

Disinggung soal silaturahmi politik jelang Pilkada 2024, Rahmat mengaku bahwa selama ini keputusannya terjun di dunia politik bukan karena syahwat duduk di kursi pimpinan. Sebaliknya, keputusan penting ini didasari pada tugas sebagai seorang murid. “Saya ikut pilkada itu karena perintah guru. Kalau ada perintah, saya ya harus berangkat,” katanya.

Rahmad memang cukup dekat dengan beberapa tokoh agama di Bumi Penataran, seperti Muhammad Iqdam Kholid alias Gus Iqdam. Termasuk beberapa kali mengikuti pengajian ulama muda tersebut. “Iya, beberapa waktu lalu memang kotak-kontak tanya kabar dan ikut ngaji di pondok mana itu (di wilayah Blitar, Red), saya lupa namanya,” ucap caleg ini.

Dia mengakui, selama ini ada banyak rekan dan kolega yang memberikan dukungan. Hanya saja, hal itu tidak cukup sebagai dasar mengambil kepuasan maju di Pilkada 2024. “Ya dilihat saja nanti perkembangan Pilkada 2024,” jelas dia.

Diketahui, Rahmat Santoso merupakan pasangan Rini Syarifah dalam Pilkada 2020 silam. Keduanya berhasil menang atas petahana Rijanto-Marhaenis.

Didukung koalisi PKB, PAN, dan PKS, pendatang baru ini cukup sukses dengan meraih kemanangan mutlak sekitar 58,84 persen suara di Kabupaten Blitar.

Sayangnya, Rahmat tidak menuntaskan masa jabatannya menjadi wakil kepala daerah di Bumi Penataran. Jelang Pemilu 2024, politikus PAN ini undur diri dan menjadi salah satu calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dapil Tuban- Bojonegoro.

Untuk diketahui, saat ini PKB Kabupaten Blitar memang mulai melakukan pembahasan terkait Pilkada 2024. Partai pemenang Pilkada 2020 ini juga membuka ruang koalisi meski sudah memiliki cukup kekuatan untuk mengusung calon sendiri. (hai/c1)

Editor : Doni Setiawan
#pilkada #Kabupaten Blitar #Rahmat Santoso #Wakil Bupati Blitar #pilkada 2024 #politik