BLITAR - Setiap Lebaran, animo masyarakat selalu tinggi untuk melaksanakan mudik.
Berdasarkan data DAOP 7 Madiun, hingga hari ketiga puasa atau Kamis (14/3), 77 persen tiket mudik Lebaran sudah terjual.
Mayoritas merupakan tiket mudik jarak jauh. Yakni, antarkota hingga antarprovinsi. “Dari kuota yang kami sediakan, 77 persen tiket jarak jauh sudah habis terjual,” kata Manajer Humas DAOP 7 Madiun, Kuswardoyo, Kamis (14/3).
Di wilayah DAOP 7 Madiun, KAI telah menyiapkan 66.792 kursi. Sebanyak 51.750 kursi telah terjual untuk keberangkatan pada 31 Maret hingga 21 April.
Dari jumlah tersebut, terbanyak pemesanan pada tiket kereta api kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong.
Namun, Kuswardoyo memprediksi jumlah tersebut masih bisa bertambah. Sebab, pemesanan tiket masih terus berlangsung hingga mendekati Lebaran.
Untuk perjalanan jauh, pihaknya meminta agar masyarakat segera membeli tiket. Sebab dikhawatirkan jika mendekati Lebaran akan kehabisan tiket.
“Kalau jarak jauh sudah bisa dipesan mulai H-30. Karena yang sudah terbiasa mudik pasti paham kalau belinya mepet-mepet pasti kehabisan,” jelasnya.
Menurut dia, yang sudah banyak terjual adalah keberangkatan mendekati hari H Lebaran. Yakni sekitar H-7 sampai H-1.
Sebab, pekerja pabrik dan perkantoran biasanya masih bekerja hingga H-1 hari raya. Selain itu, H+7 hari raya harus kembali bekerja.
“Terutama untuk kereta di jam malam atau malam takbir, itu sudah habis sejak beberapa hari lalu. Pekerja kantor atau pabrik kemungkinan pagi masih bekerja dan baru bisa mudik sore atau malam hari,” bebernya.
Kuswardoyo menambahkan, pihaknya masih terus memantau perkembangan pemudik. Terkait penambahan kursi, pihaknya masih menunggu informasi dari KAI pusat.
“Nanti pasti akan diinformasikan lebih lanjut. Ditunggu saja pengumuman resmi dari KAI,” tandasnya. (ink/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila