Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Warung di Kabupaten Blitar Diduga Sengaja Dibakar, Sang Pemilik Beri Pengakuan Mengejutkan

Fajar Ali Wardana • Rabu, 20 Maret 2024 | 03:25 WIB
SISA: Kondisi warung jadi arang di hutan jati  Dusun Besole, Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang terbakar.
SISA: Kondisi warung jadi arang di hutan jati Dusun Besole, Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang terbakar.

Radar Blitar- Terjadi kebakaran di sebuah warung di hutan jati Dusun Besole, Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, pada Senin (18/3/2023).

Kini salah satu warung  di Kabupaten Blitar tersebut ludes terbakar, hanya tersisa abu bekas kebakaran tersebut. Diduga warung tersebut dibakar oleh seseorang.

Terlihat barang dagangan dan peralatan dapur seperti kompor yang berada di dalam warung juga ikut hangus usai kebakaran. Warung yang tinggal abu itu itu milik Modomaeko, 60, warga Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.  

“Peristiwa kebakaran diketahui warga sekitar pukul 23.00 WIB. Salah satu warga yang melintas di lokasi melihat api berkobar membakar warung itu. Warga tersebut kemudian melaporkan peristiwa kebakaran kepada perangkat desa dan memanggil teman-temannya untuk memadamkan api," kata  Ismail, Kepala Dusun Besole, Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, saat cek lokasi kebakaran, Selasa (19/3/2024).

Dia melanjutkan, kondisi bangunan warung habis terbakar. Sejumlah barang-barang yang ada di dalam warung sudah tidak tersisa. Ada kompor gas, botol-botol bensin dan barang dagangan lainnya. Ismail menyebut jika ada yang meledak, dimungkinkan karena botol bensin itu.

Sementara itu, pemilik warung, Modomaeko, 60, mengatakan, sedang keluar mencari makan saat warung miliknya terbakar. Dia memang sehari-hari tidur di warung miliknya. Namun saat itu, tiba-tiba ada warga yang memberitahu kalau warungnya terbakar.

Modomaeko mengaku, dalam warungnya hanya ada air mineral. Tidak ada elpiji maupun botol bensin di dalam warung.

Maka dari itu, dia menduga warungnya sengaja dibakar oleh seseorang. Karena beberapa hari sebelum terbakar, warung milik Modomaeko beberapa kali dibobol maling.

"Beberapa hari sebelumnya, warung saya beberapa kali dibobol maling. Rokok di gerobak hilang, makanya gerobak rokok saya bawa kalau keluar. Saya menduga warung saya dibakar oleh oknum," pungkasnya.(jar/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Kabupaten Blitar #kebakaran