Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Temukan Kasus LSD dan PMK di Blitar, Siagakan Petugas Keswan di Pasar Dimoro, Ada Dua Sapi Terinfeksi

M. Luki Azhari • Rabu, 20 Maret 2024 | 20:00 WIB
ANTISIPASI: Petugas keswan DKPP Kota Blitar memeriksa sapi milik pedagang di pasar Dimoro
ANTISIPASI: Petugas keswan DKPP Kota Blitar memeriksa sapi milik pedagang di pasar Dimoro

BLITAR - Para peternak hewan kuku belah di Bumi Bung Karno harus ekstra menjaga kesehatan ternaknya.

Itu setelah adanya temuan dua sapi terinfeksi LSD (lumpy skin desease) dan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pasar Hewan Dimoro, Jumat (15/3) lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan, dua sapi dengan infeksi virus terdeteksi oleh Tim Satgas Penanganan PMK.

Atas temuan itu, pihaknya menyiagakan petugas pemantau kesehatan hewan (keswan) di pasar yang jadi jujukan pedagang ternak se-Jatim tersebut.

"Saat ada pasaran, kami tempatkan dua petugas di pasar hewan untuk penyemprotan disinfektan, dan dalam kondisi seperti ini untuk pemeriksaan hewan yang diperjualbelikan," katanya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (18/3/2024).

Meski terdapat temuan, Kota Blitar nihil kasus aktif PMK dan LSD. Sebab, dua hewan yang positif terjangkit bukan milik warga lokal, melainkan milik pedagang luar kota yang dijual di Pasar Hewan Dimoro.

Terkait pemantauan di pasar hewan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar.

Hewan yang terpapar PMK, kata dia, memiliki luka lepuh di area mulut. Kemudian, ciri-ciri ternak terjangkit LSD yakni adanya nodul atau semacam benjolan sebesar biji kelereng tak beraturan di area kulit sapi. Peternak sudah diberi disinfektan untuk disemprotkan di kandang dan ternak.

"Peternak yang membutuhkan (disinfektan) bisa ke kantor. Kami akan fasilitasi. Ini tetap jadi konsentrasi kami karena roda ekonomi pedagang tetap jalan," tandasnya. (luk/c1/sub)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#LSD #peternak hewan #DKPP #Kota Blitar