Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Masjid Jamik Al-Asror, Cikal Desa Pakisrejo Srengat Blitar, Diyakini Berusia Ratusan Tahun, Begini Sejarahnya

Didin Cahya Firmansyah • Minggu, 24 Maret 2024 | 03:00 WIB
TEMPAT SYIAR: Masjid jamik Al-Asror, di Dusun Kedungcangkring, Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat,  teralh berusia ratusan tahun dan memiliki Sejarah menarik.
TEMPAT SYIAR: Masjid jamik Al-Asror, di Dusun Kedungcangkring, Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat, teralh berusia ratusan tahun dan memiliki Sejarah menarik.

BLITAR - Masjid jamik Al-Asror, lokasinya berada di Dusun Kedungcangkring, Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat, telah didirikan sejak tahun 1820 Masehi (M). 

Dia tahun tersebut kondisi daerah yang digunakan masih berupa hutan dan banyak ditumbuhi tanaman pakis.

Salah satu pengurus masjid jamik itu, Mansur, mengatakan, dulu sebalum dibangun masjid masih berupa hutan pakis, di dalamnya ada kedung (telaga) yang sekelilingnya ditumbuhi pohon cangkring. 

“Jadi asal nama Dukuh Kedungcangkring dari situ,” jelasnya. Dia mengaku, yang memulai babat alas tersebut merupakan rombongan dari Keraton Mataram, berjumlah 14 orang dan dipimpin oleh H Syafi’i. 

Salah satu rombongan tersebut adalah Kiai Muhammad Asrori yang berasal dari Kalangbret, Tulungagung serta kelak menjadi pendiri Masjid Jamik Al-Asror.

Pada tahun 1840 masehi, Kiai Muhammad Asrori ditunjuk sebagai pemuka agama pada saat itu atas permintaan dari Haji Syafii. 

Dia memberikan pendidikan agama Islam pada wilayah tersebut.

“Jadi kesepakatan yang babat itu Kiai Muhammad Asrori diminta untuk syiar Islam, akhirnya dibangun masjid sekalian pondok pesantrennya,” tutur pria 65 tahun tersebut.

Lantas pada tahun 1860 M babat alas daerah itu telah selesai.

Penduduk awal berkisar 50 orang, dan terus berkembang karena banyaknya pendatang yang akhirnya menetap di wilayah tersebut.

“Santri pondok dulunya banyak dari luar kota, akhirnya menetap berkeluarga di sini,” jelasnya. (mg3/din)

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#masjid #pakisrejo #srengat