Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dekatkan Iman, Puluhan Lansia di Kabupaten Blitar Nyantri di Pondok Al-Hikmah, Semangat Jalani Kegiatan di Bulan Ramadan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Minggu, 24 Maret 2024 | 16:52 WIB
PRODUKTIF: Puluhan orang lansia menyibukkan diri dengan mengaji dan tadarus Alquran di Pondok Lansia Al-Hikmah di Desa Kendalrejo Kecamatan Talun, saat Ramadan.
PRODUKTIF: Puluhan orang lansia menyibukkan diri dengan mengaji dan tadarus Alquran di Pondok Lansia Al-Hikmah di Desa Kendalrejo Kecamatan Talun, saat Ramadan.

BLITAR - Ramadan adalah bulan untuk berlomba-lomba mencari keberkahan.

Termasuk dilakukan puluhan orang lanjut usia (lansia) yang tadarus setiap pagi di Pondok Lansia Al-Hikmah, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Blitar. 

Suasana khidmat ibu-ibu lansia dengan pakaian busana muslim memenuhi ruangan. Lantunan ayat suci terdengar di pengeras suara hampir setiap pagi di Pondok Lansia Al-Hikmah.

“Saya sudah 3 tahun di panti lansia ini. Kegiatannya pagi menyapu, ngaji setiap pukul 09.00 hingga Duhur, dan salat berjemaah,” ujar anggota Pondok Lansia Al-Hikmah, Ngatemi.

Ngatemi senang tinggal di pondok lansia. Setiap kegiatan dinikmati.

Sebab, banyak teman dan kegiatan yang bermanfaat sehingga perempuan 65 tahun ini betah di tempat itu.

Sementara itu, pengurus Pondok Lansia Al-Hikmah, Handayah, mengatakan bahwa tujuan mendirikan tempat tersebut karena ingin berbagi. Terlebih pada ilmu agama yang dimilikinya. 

“Tujuan saya buat kegiatan tadarus ini ingin berbagi ilmu dan agar hidup para lansia pondok ini bisa bermanfaat. Untuk bekal ketika di akhirat nanti,” tuturnya.

Dia melanjutkan, lansia yang sakit atau sudah tidak kuat berkegiatan berlebihan tetap ada kegiatan dengan diajarkan mengaji agar hidupnya dapat husnulkhatimah.

Setiap pagi dan sore hari, para lansia ini mengisi Ramadan dengan tadarus Alquran.

Mereka bukan mencari banyak atau sedikitnya bacaan, melainkan kesenangan dan ketenteraman hati bagi anggota pondok lansia ini.

“Bagi saya, untuk para lansia di sini, terpenting kegiatannya ya zikir dan mengaji. Saya juga terus ingatkan terhadap kematian, karena umur hanya Tuhan yang tahu,” ungkapnya.

Anggotanya tidak hanya berasal dari Blitar saja, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Kediri, Lampung, hingga Sulawesi.

Selain mengkaji Alquran, warga lanjut usia ini juga diajak senam kesehatan.

Pondok lansia hanya diadakan selama 1 bulan. Meskipun begitu, bagi lansia yang hidup sebatang kara dapat tetap tinggal selamanya di pondok secara gratis. 

Itu karena pihak Pondok Lansia Al-Hikmah telah menyiapkan sejumlah tempat penampungan bagi para lansia yang tidak punya rumah atau ditinggal oleh keluarganya.

“Tidak hanya mengaji. Anggota Pondok Lansia Al-Hikmah juga kami rawat dan diperiksa kesehatannya secara rutin,” kata Handayah.

Setiap hari, para lansia bergotong royong untuk menyiapkan makan sahur dan berbuka. Mereka diharapkan dapat lebih bahagia dalam menatap masa tuanya.

“Saya sudah membuat pondok pesantren lansia sejak 14 tahun lalu. Sejak awal berdiri pondok lansia, sudah ada kegiatan tadarus dan mengaji.

Pesantren lansia ini memiliki angggota 50 orang. Mereka menunjukkan bahwa puasa merupakan urusan keimanan dan bukan soal kebugaran,” pungkasnya.(jar/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#blitar #pondok lansia #ramadan